Mitrapost.com – Pemain Timnas Prancis, Paul Pogba dituduh menggunakan jasa dukun untuk mencederai bintang Paris Saint-Germain (PSG) Kyilian Mbappe. Tuduhan tersebut berasal dari kakaknya sendiri yaitu Mathias Pogba yang dikabarkan berselisih dengannya.
Sebelumnya Paul Pogba mendapat ancaman pemerasan senilai 13 juta euro atau setara dengan Rp191 miliar.
Diketahui, Mathias Pogba ditengarai terlibat dengan geng kriminal yang sudah meneror Paul Pogba beberapa kali bahkan saat berlatih di Turin bersama Juventus. Mathias menyampaikan sang adik menggunakan dukun untuk menyihir Kylian Mbappe. Namun kabar itu ditepis Paul meski sempat mengaku mendatangi dukun.
Kepada polisi, Paul Pogba mengaku menggunakan dukun sebagai bagian dari kegiatan amal untuk anak-anak di Afrika. Ia menegaskan mempunyai bukti yang bisa membantah tuduhan Mathias Pogba.
Pogba mengatakan kepada penyidik bahwa sang kakak punya koneksi kotor dengan geng kriminal. Oleh sebab itu, Mathias melakukan apapun untuk menjatuhkan sang adik.
Akibat teror itu Pogba terpaksa mengganti nomor teleponnya sebanyak dua kali. Upaya itu ia lakukan demi mencegah teror susulan kepadanya.
Dugaan tersebut kemudian direspons oleh eks pemain Timnas Prancis, Samir Nasri. Nasri justru menyarangkan kritik kepada gelandang Juventus tersebut. Pasalnya, Paul Pogba adalah seorang Muslim sehingga tak pantas memakai jasa dukun.
Sebagai sesama Muslim, Nasri memprotes sikap Pogba yang diduga mempercayai dukun. Mantan pemain Machester City tersebut bingung karena rekan senegaranya lebih percaya sihir dibandingkan Allah SWT.
“Dia [Pogba] kontradiktif. Dia Muslim. Jika Anda butuh perlindungan atas sesuatu, Anda memanggil Tuhan, bukan dukun,” ungkap Samir Nasri. (*)
Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “Nasri Kritik Pogba, Muslim tapi Percaya Dukun.”
Redaksi Mitrapost.com






