Pati, Mitrapost.com – Pencemaran limbah pabrik akan memberikan dampak negatif pada produktivitas pertanian.
Hal tersebut dikatakan oleh anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati M. Nur Sukarno.
Pasalnya, masih banyak pabrik-pabrik yang tidak melakukan pengolahan limbah dengan baik dan benar, sehingga berdampak pada kualitas serta harga jual hasil tanaman.
Sukarno mengatakan bahwa tanah yang telah terkontaminasi limbah tersebut membutuhkan waktu lama untuk bisa subur kembali.
“Tanah yang terkontaminasi limbah hanya bisa subur kalau sudah ada proses organik, kalau sudah terkontaminasi limbah ini membutuhkan waktu yang lama,” ucap Sukarno saat dihubungi Mitrapost.com.
Selain itu, juga berdampak pada produktivitas hasil pertanian yang menurun, sehingga turut merugikan para petani.
“Bukan hanya itu, hasil produksinya pasti menurun akhirnya petani yang dirugikan. Sedangkan, jika petani mengetahui air yang digunakan di pertanian menggunakan air tercemar limbah pasti tidak akan mau,” imbuh dia.
Ia juga menjelaskan berbagai macam limbah yang berpotensi merusak tanah pertanian. Bahkan kerusakan tersebut akan berdampak hingga ke generasi berikutnya.
“Ya, kalau limbah kimia yang mengandung logam berat pasti akan merusak kontur tanah pertanian tersebut, bahkan secara jangka panjang anak cucu mereka yang akan menanggung dampaknya, ” tegasnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com






