Pati, Mitrapost.com – Nuansa Pemilihan Umum (Pemilu) yang masih akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang, nampaknya sudah mulai terasa.
Pasalnya, di beberapa titik sudut di sepanjang jalan di wilayah Kabupaten Pati sudah mulai bermunculan baliho yang menampilkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang akan bertarung di tahun politik mendatang.
Seperti misalnya saja yang terdapat di Perempatan Bangjo lingkar Tanjang Kecamatan Gabus, kemudian Pertigaan Bangjo Taman Kalidoro, Perempatan lingkar Ngantru dan beberapa lainnya, sudah ada beberapa nama Bacaleg yang terpampang.
Menanggapi hal tersebut, melalui Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati mengungkapkan bahwa hingga kini belum memasuki pengumuman Bacaleg secara resmi oleh penyelenggara Pemilu.
Ia menjelaskan bahwa terdapat kategori baliho yang dianggap melanggar peraturan dan harus dilakukan penegakan. Diantaranya yakni terpampang visi misi atau ajakan untuk memilih maka hal tersebut tidak diperbolehkan.
“Mengenai itu ya mas kalau untuk gambar orang, kemudian tidak menyebutkan visi misi mereka maka silahkan saja, tapi kalau sudah mengandung visi misi atau bahkan ajakan maka tidak itu yang tidak boleh,” jelasnya saat dihubungi belum lama ini.
Lebih lanjut, pihaknya juga menegaskan apabila dalam baliho terdapat tulisan Bacaleg, maka hal tersebut juga tidak diperbolehkan.
Menurutnya, tulisan tersebut mengandung unsur kampanye dan juga tidak ada penetapan Bacaleg dari pemerintah melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Sampai saat ini kan belum diumumkan Bacaleg oleh pemerintah, jadi itu juga tidak boleh,” tegasnya.
Sementara itu, saat dihubungi di waktu yang berbeda melalui komisi A DPRD Kabupaten Pati, Warsiti menanggapi permasalahan baliho tersebut.
Ia menegaskan bahwa salah satu yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan pemasangan baliho caleg yakni kawasan zona merah.
“Itu kan sebenarnya sudah ada aturannya, kalau zona merah tidak dipasangin reklame apalagi calon-calon atau caleg itu. Jadi saya juga prihatin sekali. Lha wong zaman sekarang yang notabene sudah banyak pendidikan dan tahu aturan,” pungkasnya. (Adv)






