Jakarta, Mitrapost.com – Sejumlah loket bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang berada di Terminal Bus Kampung Rambutan dialihkan ke lantai dua.
Total terdapat 31 loket bus yang dipindahkan ke lantai dua. Di mana sebelumnya, lokasinya berada di lantai dasar.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni mengatakan bahwa pada tiap loket bisa digunakan untuk empat hingga lima Perusahaan Otobus.
“Dimulai kemarin, total ada 31 loket yang dipindah ke lantai dua. Ini untuk melayani 120 Perusahaan Otobus atau PO yang ada. Tiap loket dapat digunakan empat sampai lima PO bus,” ujarnya,
Menurutnya, pemindahan loket ini juga dilakukan untuk mencegah adanya praktik percaloan tiket di area terminal. Sebab, area lantai dua ini merupakan area terbatas yang tidak sembarang orang bisa masuk.
“Saat ini juga sudah diterapkan pembelian tiket secara online. Sehingga, penjualan atau harga tiket bus AKAP bisa lebih transparan kepada masyarakat,” terangnya.
Ia menambahkan, untuk area bekas loket di lantai dasar akan dijadikan tempat penitipan barang, khususnya PO yang melayani pengiriman paket barang.
“Di area ini juga akan didirikan posko pelayanan terpadu, baik dari unsur Satpol PP, Dinas Sosial, Kepolisian dan lainnya,” ucapnya.
Di lain sisi, salah satu pengurus PO Epa Star, Mi’rat Lesmana (48) mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dilakukannya pemindahan loket ini.
“Kami sangat mendukung pemindahan loket ini agar penumpang juga semakin puas dan tidak ada calo berkeliaran. Tempatnya steril, yang masuk ke area lantai dua ada tanda pengenalnya semua,” bebernya.
Menurutnya, sistem yang diterapkan di lantai dua ini sudah modern dengan sistem digital. Sehingga, memudahkan sistem pelayanan dan masyarakat juga tahu harga tiket yang sebenarnya karena sudah terpasang di dalam aplikasi penjualan tiket tersebut.
“Kalau saat di lantai dasar itu masih manual atau sistem konvensional dan rawan memicu praktik percaloan,” ungkapnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com






