LPG 3 Kg Langka di Beberapa Daerah, Pertamina Buka Suara

Mitrapost.com – Kelangkaan stok LPG 3 kg disebut terjadi di beberapa daerah. Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina (Persero) pun angkat bicara.

VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyebut yang terjadi bukanlah fenomena kelangkaan, melainkan over demand atau permintaan yang meningkat.

“Sebenarnya nggak ada [kelangkaan], yang ada adalah over demand,” jelasnya dilansir dari Bisnis.com.

Pihaknya pun terus berupaya memperkuat pasokan LPG 3 kg dengan melakukan operasi pasar. Sedangkan isu yang mengatakan bahwa LPG tabung pink akan menggantikan gas melon, ia mengatakan itu tak benar. Sebab LPG tabung pink hanya opsi bagi pengguna gas non-subsidi.

Namun jumlah LPG tabung pink kini jumlahnya masih terbatas.

“Tabung 3 kg Bright Gas sudah ada sejak 2018, sebagai opsi bagi masyarakat yang menggunakan lpg non subsidi dengan ukuran tabung yang lebih kecil. Tapi bukan untuk menggantikan LPG 3kg,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan bahwa ada peningkatan konsumsi LPG subsidi 3 kilogram (kg) di bulan ini.

“Bulan Juli ini memang ada peningkatan konsumsi sebesar 2 persen sebagai dampak dari adanya libur panjang beberapa waktu lalu. Kami sedang melakukan recovery dari penyediaan distribusinya untuk mempercepat,” katanya.

Pihaknya pun memastikan LPG 3 kg tersedia di tengah terjadinya peningkatan konsumsi. Selain itu, penyaluran LPG 3 kg juga terus diupayakan tepat sasaran.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan operasi pasar, upaya itu agar pengelolaan stok LPG efektif langsung ke masyarakat,” ucapnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati