Mitrapost.com – Perihal adanya dugaan kecurangan dalam seleksi dosen calon pegawai negeri sipil (CPNS), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bakal membuka investigasi.
Plt. Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud Ristek Anang Ristanto mengungkapkan bahwa sebelumnya, banyak peserta CPNS yang mengajukan sanggahan, terutama terkait hasil penilaian tes keterampilan mengajar atau microteaching. Total ada 597 sanggahan yang masuk.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya pun akan menggelar investigasi di kampus-kampus yang disebut dalam laporan itu.
“Terhadap pengaduan/sanggahan yang masuk, Kemendikbudristek telah menugasi Tim Inspektorat Jenderal untuk melakukan investigasi,” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia.
Nantinya, hasil investigasi tersebut akan dipakai untuk menjawab sanggahan yang masuk. Kemendikbudristek juga telah mengajukan pada Tim Panselnas agar waktu jawab sanggahan diperpanjang.
“Hal ini untuk memastikan hasil seleksi akhir pasca-sanggah benar-benar sudah sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com






