Mitrapost.com – Sekolah di Bandung bakal diminta bersurat terlebih dahulu kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung sebelum melaksanakan study tour.
Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung mengenai hal itu.
“Kita akan membuat surat edaran bahwa study tour ya silakan saja. Namun, harus mempergunakan kendaraan yang betul-betul yang laik jalan,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Selain itu, pool bus nantinya juga diharapkan bisa melakukan hal yang sama. Sehingga pihak Dishub bisa melakukan pengecekan kelayakan kendaraan yang digunakan.
“Menyikapi kejadian di Subang, kita akan koordinasi dengan Disdik dan pool kendaraan yang ada di Bandung. Seharusnya mereka bersurat dulu kepada kami. Nanti biar kami cek dulu kendaraannya,” ungkapnya.
Pihaknya juga berupaya melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan secara on the spot di jalan. Biasanya diterapkan pada bus pariwisata yang memiliki tujuan ke lokasi wisata seperti Ciwidey atau Pangalengan.
“Kedua, kita akan melakukan ram check on the spot di jalan. Jadi, kita menjaring kendaraan luar kota yang masuk ke Kabupaten Bandung. Khususnya pada saat long weekend,” jelasnya.
“Biasanya kita lakukan di Tol Saroja. Kalau enggak laik, kita pasti berhentikan. Kita akan telepon dari mana bis itu disewa. Jadi, disediakan bis pengganti supaya meminimalisir tidak akan ada kecelakaan,” lanjutnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com


