PD Ipari Pati Gelar Sarasehan Lintas Agama

Pati, Mitrapost.com – Gelar sarasehan lintas agama pada Kamis (30/05/2024), PD Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Pati menggandeng penyuluh lintas agama Kemenag dan Komunitas Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan).

Adapun kegiatan tersebut diikuti sebanyak 65 peserta dari berbagai penyuluh agama Kristen Katolik, Islam, Budha dan Kristen Protestan. Pertemuan tersebut dilakukan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati.

Sarasehan lintas agama yang diadakan oleh Inpari bertemakan ‘Teologi Lingkungan Perspektif Agama Agama-agama di Indonesia’.

Ketua panitia, Taufik Muhammad Nur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir IPARI yang pertama. Serta sekaligus akan menjadi langkah awal dalam menjalankan program-program edukasi lingkungan hidup.

“Kebetulan kami tahun ini selain melakukan pendampingan keagamaan di masyarakat mendapatkan tugas baru yakni melaksanakan edukasi lingkungan hidup. Harapannya dengan mengundang praktisi lingkungan kita bisa mendapatkan tambahan wawasan,” ujar Taufik saat memberikan sambutan.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama IPARI, dalam rangka mendukung gerakan zero plastik.

Aksi bersih sampah plastik di lingkungan Kemenag, dan pembagian bibit pohon gratis juga dilakukan di Kemenag Pati.

Untuk pembagian bibit pohon diberikan secara gratis di masing-masing penyuluh agama di seluruh KUA se-Kecamatan Pati.

“Setelah kegiatan ini kami minta para penyuluh untuk melakukan gerakan menanam pohon dengan seluruh pegawai KUA di wilayah kerjanya masing-masing,” imbuh Taufik.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pati, Ahmad Syaikhu memberikan menyambut baik adanya sarasehan lintas agama ini.

Lebih lanjut, Syaikhu juga memberikan masukan kepada para penyuluh di Kabupaten Pati agar kegiatan ini secara nyata dilakukan. Dalam hal ini, ia menyampaikan bahwa penyuluh harus menjadi role model.

“Penyuluh sebagai garda terdepan harus menjadi role model pelestarian lingkungan hidup. Tahun ini Kemenag Pati berkomitmen menjalankan empat program prioritas yakni penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat dan pelestarian lingkungan,” kata Syaikhu.

Sedangkan, materi yang diberikan oleh pihak Jampisawan menyampaikan sejumlah masalah lingkungan di Kabupaten Pati. Lebih khusus, saat ini sampah yang lebih mendominasi dari rumah tangga berupa plastik dan popok bayi. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati