Pasokan Melimpah, RI Ekspor 50 Ton Jagung ke Filipina

Mitrapost.com – Pasokan jagung saat ini melimpah. Hal itu membuat Indonesia bisa mengekspor sebanyak 50.000 ton jagung ke Filipina atau senilai Rp209 miliar.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan bahwa jagung itu berasal dari Provinsi Gorontalo.

Selain diekspor, jagung hingga 264.000 ton juga dikirim ke daerah lain yang mengalami defisit.

“5 bulan lalu kita impor 250.000 ton [jagung], tapi hari ini kita mengekspor ke Filipina 50.000 ton,” ujarnya dilansir dari Bisnis.com.

Karena produksi yang baik ini, pemerintah pun memberikan bantuan benih jagung untuk sebanyak 100.000 hekatare lahan di wilayah tersebut.

Provinsi Gorontalo pun diharapkan bisa menjadi daerah percontohan dalam meningkatkan produksi jagung. Pihaknya menargetkan produksi jagung di Gorontalo bisa sampai di atas 2 juta ton dari produksi saat ini sekitar 1,5 juta ton.

“Oleh karena itu, kami beri bantuan benih untuk 100.000 hektare untuk Provinsi Gorontalo. Insyaallah tahun depan Gorontalo mencapai target di atas 2 juta ton,” terangnya.

PJ Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin mengatakan bahwa saat ini, luas tanaman jagung di Gorontalo ada 356.000 hektare dengan produksi sebanyak 1,5 juta ton.

“Dengan kondisi ini, Provinsi Gorontalo siap berkontribusi memenuhi kebutuhan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menutup impor jagung pakan mulai Maret 2024 lalu. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati