Rembang, Mitrapost.com – Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro menjelaskan terkait mutasi jabatan yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang.
Untuk diketahui, Pemkab Rembang di bawah kepemimpinan Bupati Harno dan Wakil Bupati Mochamad Hanies Cholil Barro sejauh ini telah melakukan mutasi jabatan sebanyak dua kali.
Seiring berjalannya waktu, Pemkab Rembang juga akan merencanakan mutasi jabatan yang menyasar pada eselon II (tingkatan tertinggi kedua dalam pemerintahan seperti Kepala Biro, Kepala Pusat, Sekretaris Direktorat Jenderal, atau Kepala Dinas).
“Eselon II sedang proses untuk mutasi, yang mutasinya yang promosinya nanti selanjutnya. Mutasi dulu itu sudah proses di BKD (Badan Kepegawaian Daerah),” kata Hanies kepada wartawan di lingkungan Kantor Bupati Rembang, belum lama ini.
Lebih lanjut, Hanies pun menegaskan dengan mutasi jabatan, dipastikan ke depannya akan ada tantangan. Dengan demikian, Ia menginginkan agar inovasi-inovasi baru dapat ditunjukkan.
Dirinya pun berharap jika ke depannya Pemkab Rembang dapat menjadi lebih baik terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat.
“Tentu jabatan baru posisi baru pasti juga ada tantangan baru, mesti harus ada inovasi-inovasi kerja yang lebih baik lagi tentunya untuk tujuan utama kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Disisi lain, Hanies menegaskan bahwa mutasi jabatan dilakukan bukan merupakan bentuk hukuman, melainkan sebagai upaya penyegaran dan penataan pegawai.
“Maksud kami pimpinan ini menggeser-geser, mutasi dan sebagainya ini, bukan karena punishment, memang kita pandang beliau-beliau yang dimutasi itu dipandang mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Rembang,” tandas Hanies. (Adv)

Wartawan Mitrapost.com






