Pati, Mitrapost.com – Imbas rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lapangan Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, keberadaan warung yang ditempati oleh warga terancam tergusur.
Hal ini dikeluhkan oleh warga yang menempati warung bernama Sri. Informasi mengenai pendirian KDMP ini, pihaknya mengakui tidak diajak musyawarah.
Pihaknya mengaku sempat diberikan surat peringatan terkait penggusuran warung. Pihaknya pun merasa khawatir penghasilan akan hilang, padahal telah 23 tahun berjualan di warung tersebut.
“Kita itu dikasih surat langsung mau di eksekusi langsung digusur, kita minta pertanggungjawabannya tidak ada sama sekali ditanya mau dibuatin kios itu kapan kita juga tidak tahu,” ujar Sri.
“Kita setiap harinya gimana menunggu proses kios jadi, terus itu kan lapangan itu fasilitas umum, kemarin sudah di demo, tidak boleh, kenapa kok masih tetap berdiri disitu,” dia melanjutkan.
Sementara itu, Kadus (Kepala Dusun) di Desa Tambaharjo, Sulono menjelaskan bahwa setelah KDMP dibangun, selanjutnya Pemerintah Desa (Pemdes) akan membangun kios. Hal itu bertujuan untuk merapikan warung yang ada di dekat lapangan itu.
“Setelah KDMP ini dibangun, desa mau membikin kios-kios di sepanjang jalan ke Utara dan ke Barat mau dibangun kios,” kata Sulono.
Perwakilan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Yibno menjelaskan rencana pembongkaran itu akan menjadi solusi dan membikin toko yang lebih bagus. Pihaknya juga bakal memprioritaskan toko baru itu untuk diisi oleh warga setempat.
“Solusinya kita bikin yang baru yang bagus, di samping sisi kanan kiri KDMP kita bangun toko. Skala prioritas nanti beliau-beliau ini pelaku pedagang disini kita prioritaskan untuk memilih lokasi dimana,” ujar Yibno. (*)

Wartawan Mitrapost.com






