Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (08/01/2026) menunjukkan kenaikan pada poin 1,88 atau sebesar 0,02% ke level Rp8.946,70. Kenaikan yang tertanda sebagai zona hijau diartikan bahwa area harga dianggap aman dan positif untuk melakukan trading dan pembelian saham.
Salah satu metode trading saham yang digunakan trader adalah scalping. Scalping saham merupakan strategi trading jangka sangat pendek yang bertujuan mengambil keuntungan kecil, tetapi cepat berdasarkan pergerakan harga saham dalam hari yang sama.
Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah dengan memperhatikan buying average saham. Buying average saham adalah strategi investasi dengan cara membeli saham yang sama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung harga rata-rata pembelian (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia yang cocok untuk scalping!
DEWA — PT Darma Henwa, Tbk
Akhir-akhir ini, saham DEWA paling aktif diperdagangkan investor lantaran tingginya volume dan kuatnya minat pasar, sehingga sering range trading intraday. Kemudian, tren harga historis yang menunjukkan volatilitas signifikan disebut bagus untuk scalping jika dibarengi dengan manajemen risiko ketat.
BMRI — PT Bank Mandiri, Tbk
Saham BMRI yang masuk dalam kategori blue-chip dengan likuiditasnya yang sangat tinggi di setiap sesi ini memudahkan keluar masuknya transaksi cepat tanpa selisih (slippage) besar. Selain itu, pergerakan saham sektor ini sering punya momentum intraday yang mengikuti IHSG.
SUPA — PT Super Bank Indonesia, Tbk
Karena SUPA merupakan saham Initial Public Offering (IPO) baru, pergerakan harga yang sangat volatil ini berpotensi besar bergerak cepat intraday. Sementara, harga yang bergerak dalam rentang luas dengan tingginya volume perdagangan pasca-listing cocok untuk scalper yang mengincar range trading.
BUMI — PT Bumi Resources, Tbk
Diketahui, BUMI sering menjadi saham terlaris di pasar karena volumenya yang sangat tinggi dengan transaksi besar. Apalagi, di awal Januari banyak net buy dari investor yang menambah momentum penguatan harga. Potensi pola teknikal seperti reversal bullish yang terbentuk juga mampu memicu lonjakan harga cepat.
RATU — PT Raharja Energi Cepu, Tbk
Analisis teknikal dari saham RATU yang memberi sinyal pembelian bertahap (accumulative buy) dengan resistance yang jelas memudahkan strategi scalping. Selain itu, sektor energi sering bergerak cepat mengikuti berita minyak dan gas, memberi potensi range intraday lebar. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com



