Mitrapost.com – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah (Jateng) menyebut bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng berhasil mencapai peringkat dengan pendapatan tertinggi dari sektor pariwisata.
Bahkan, Kepala Disporapar Jateng, Muhamad Masrofi menyebut jika pendapatan dari sektor pariwisata yang mencapai angka sebesar 69,48 juta pada 2024 itu telah mampu mengalahkan Bali dalam tahun yang sama.
“Jumlah kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) di Jawa Tengah pada 2024 mencapai 69,48 juta kunjungan, termasuk 593.168 wisatawan mancanegara,” jelas Masrofi, dikutip dari Detik, Kamis (08/01/2026).
Meski begitu, perilisan data lengkap secara resminya masih akan memerlukan waktu verifikasi bersama dengan BPS Jateng beserta daerah kabupaten/kota. Untuk itu, data akan dirilis pada kisaran Februari-Maret mendatang.
Masrofi yang juga merupakan seorang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng menyebut, pencapaian tersebut mampu dijadikan sebagai sinyal positif bagi arah pembangunan pariwisata daerah.
Kemudian, perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) untuk tujuan Jateng sepanjang 2024 mencapai angka sebesar 146,84 juta perjalanan. Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 26,33 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi pada subsektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga tercatat mengalami kenaikan mencapai 10,03 persen pada tahun yang sama.
“Peningkatan ini tercermin dari bertambahnya amenitas pariwisata, baik hotel bintang maupun non-bintang, serta tingkat penghunian kamar yang relatif stabil,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com

