Pati, Mitrapost.com – Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Endro Dwi Cahyono, terus berupaya memberikan perhatian dan bantuan terhadap korban bencana banjir di Kabupaten Pati.
Bantuan yang didistribusikan pada Sabtu (17/01/2026) terdiri 500 makanan siap saji, sembako, dan air mineral. Distribusi bantuan kali ini menyasar enam desa di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Gabus dan Kecamatan Pati.
Ketua Tim Endro Center, Suhartono mengatakan, distribusi bantuan makanan siap saji hingga sembako di Gabus dan Pati Kota merupakan tahap kedua. Sebelumnya, bantuan tahap pertama telah disalurkan ke dua desa di Kecamatan Jakenan dan Juwana.
“Kalau hari ini kita memang fokus di Gabus, Pati Kota, ini kan kita beberapa desa yang memang terdampak yang cukup signifikan sehingga kita membawa bantuan makanan siap saji, air mineral, dan beberapa tadi sembako,” ujar Suhartono.
Suhartono berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir. Terlebih, banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pati ini mengganggu aktivitas sehari-hari warga.
“Harapannya tentunya bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir karena kita lihat di lapangan mereka ini akses memasak memang sangat minim,” tuturnya.
Lebih lanjut, menyikapi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pati, pihaknya bakal menyampaikan terkait titik-titik sungai yang sedimentasinya cukup tinggi kepada Wakil Ketua Komisi B, agar nantinya bisa menjadi perhatian.
“Ke depan tentunya selain ada bantuan untuk tahap berikutnya, tentunya kita menyampaikan kepada aspirator Mas Endro sebagai Wakil Ketua Komisi B, sehingga ada perhatian terkait dengan sungai yang sedimentasinya cukup tinggi dan sampah ini kan banyak,” jelasnya.
Warga Dukuh Cangkring, Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Aris Prasetyo mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Tim Endro Center. Ia mengaku bantuan makanan siap saji ini cukup membantu warga yang terdampak banjir.
“Yang jelas dengan adanya bantuan ini sangat membantu sekali, karena untuk akses memasak-memasak ini sangat kerepotan. Jadi kalau ada bantuan seperti ini, kita bisa langsung makan siap saji tinggal makan,” kata Aris.
Banjir di Dukuh Cangkring, Desa Widorokandang telah merendam permukiman warga sejak Sabtu (10/01/2026). Hingga saat ini, ketinggian air masih sekitar 50 sentimeter di dalam rumah. Dia pun berharap Pemkab Pati bisa segera menyikapi bencana banjir tahunan di Desa Widorokandang ini.
“Untuk harapan sekiranya bisa tertanggulangi untuk bencana seperti ini, karena ini termasuk tahunan, sering terjadi,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com





