Mitrapost.com – Muhammad Gilang Satrio adik terduga pelaku pembunuhan ibu bernama Nur Aini di Desa Golan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur buka suara.
Gilang mengaku bahwa terduga pelaku pernah curhat dengannya beberapa waktu sebelum kejadian.
“Lima hari lalu sempat curhat sama saya di rumah saya di Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Ia menyebut, sang kakak seibu itu sempat terlihat kesal dan marah atas perlakukan ibu mereka. Namun sang kakak tak menyebutkan apa permasalahan yang terjadi.
“Kakak saya marah karena teringat perlakukan ibu, tapi enggak ngomong masalahnya apa,” jelasnya.
Gilang dan kakaknya sendiri diketahui cukup dekat. Gilang menilai kakaknya sebagai orang yang pendiam. Sang kakak pernah bekerja di Bali dan baru pulang ke Ponorogo tiga bulan lalu.
Ia sendiri tak menyangka jika sang kakak menjadi terduga pelaku pembunuhan ibu mereka.
“Enggak menyangka kalau kakak saya tega menghabisi ibu kami,” paparnya.
Ia pun berharap sang kakak bisa segera ditemukan agar ia bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Semoga segera diketemukan dalam kondisi sehat. Sehingga bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelasnya.
Sebelumnya, seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya pada Senin (26/1/2026). Korban mengalami luka pada bagian kepala. (*)

Redaksi Mitrapost.com



