Mitrapost.com – Kawasan Transmigrasi Mesuji yang berada di perbatasan Sumatera Selatan, tepatnya di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, disebut sebagai salah satu hasil produk program transmigrasi yang menaungi sejumlah transmigran dari Jawa maupun Bali.
Dalam suasana yang terlihat, kawasan Mesuji disulap seperti sedang berada di Bali, di mana sepanjang jalan kanan maupun kiri banyak ditemukan bangunan sanggah di depan rumah, ada pula pura keluarga, pura desa bahkan yang berkapasitas besar.
Melansir dari CNBC Indonesia, Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi mengatakan bahwa Kawasan Transmigrasi Mesuji merupakan salah satu dari ribuan desa definitif yang berhasil terlahir sejak jaman Presiden Soekarno.
“Transmigrasi yang dilakukan oleh pemerintah sejak jaman Presiden Soekarno hingga saat ini telah melahirkan desa definitif sebanyak 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten, dan tiga provinsi, yakni Provinsi Kalimantan Utara, Papua Selatan, dan Sulawesi Barat,” jelas Viva.
Menurut Viva, program transmigrasi tidak hanya melahirkan wilayah administratif, tetapi juga menyasar pada penciptaan daerah dengan pertumbuhan ekonomi sosial yang baru dengan banyak potensi yang dikembangkan, salah satunya adalah Kawasan Mesuji.
Pada momen kunjunganya di Desa Tanjung Menang Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Viva melihat bahwa kawasan yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2008 itu berhasil tumbuh dengan potensi baru, seperti adanya pembudidayaan melon.
“Selain melon di sini juga melimpah padi, pisang, singkong, dan tanaman industri lainnya,” katanya, dikutip Sabtu (31/01/2026).
Viva juga mengaku bahwa Kementerian Transmigrasi memiliki sejumlah tugas dan kewajiban berupa pengoptimalan potensi yang ada di kawasan transmigrasi untuk memberi manfaat bagi transmigran, baik dalam satuan permukiman maupun masyarakat asal.
“Kementerian Transmigrasi mengembangkan potensi yang ada sesuai dengan karakter dan keunggulan produk wilayah. Kalau di Polewali Mandar Sulawesi Barat kita kembangkan kakao, di Bungo Jambi kita kembangkan sawit, di Banyuasin Sumatera Selatan padi, dan di Kampar Riau nanas,” ucapnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com



