Mitrapost.com – Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mencatat terkait dengan penerimaan negara sepanjang Januari 2026 yang telah terkumpul sebanyak Rp172,7 triliun.
Dalam hal ini, Purbaya mengatakan bahwa capaian tersebut telah mengalami pertumbuhan sebanyak 9,8% secara tahunan atau setara dengan 5,5% terhadap target yang terdapat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
“Alhamdulillah hingga 31 Januari 2026 realisasi penerimaan negara mencapai Rp172,7 triliun atau tumbuh sebesar 9,8% secara tahunan,” jelas Purbaya, dikutip dari Detik Finance, Kamis (05/02/2026).
Pada penjelasannya, Purbaya merincikan pada dalam capaian kinerja tersebut, penopang utamanya didorong oleh penerimaan pajak yang mencapai hingga Rp116,2 triliun per Januari 2026. Ha; ini diketahui telah mengalami pertumbuhan sebesar 30,8% secara tahunan dan setara 4,9% terhadap APBN 2026.
“Pertumbuhan tersebut berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23% sehingga seluruh jenis pajak mencatat pertumbuhan neto positif,” katanya.
Kemudian, penerimaan yang dikumpulkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mendorong hanya pada nominal sebesar Rp22,6 triliun atau setara 6,7% terhadap APBN 2026.
“Penerimaan Bea dan Cukai mengalami kontraksi sebesar 14%. Penurunan ini dipengaruhi oleh lonjakan impor dengan tarif 0%, serta turunnya harga CPO dari 1.059 dolar Amerika Serikat (AS) per metrik ton menjadi 916 dolar AS per metrik ton atau terkoreksi 13,5%,” ucapnya.
Lalu, kinerja penerimaan negara bukan pajak (PNBP) per Januari 2026 juga baru terkumpul Rp33,9 triliun akibat dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini disetorkan secara gelondongan ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
“Kinerja PNBP juga melemah dengan pertumbuhan negatif sebesar 19,7% akibat tidak berulangnya setoran dividen perbankan sebesar Rp 10 triliun pada tahun sebelumnya,” tuturnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com


