Pati, Mitrapost.com – Kabupaten Pati ternyata memiliki masjid unik dengan bangunan berarsitektur Eropa dan Jawa.
Masjid itu memiliki nama Djauharotul Imamah, yang berlokasi di Gang Nomor 2 Jalan Penjawi, Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.
Masjid itu memiliki dua lantai dengan bangunannya didominasi oleh warna coklat. Diketahui, Masjid Djauharotul Imamah telah berdiri sejak tahun 2011.
Pada bagian depan masjid, terdapat tangga menuju lantai dua. Kemudian di bagian dalam masjid lantai dua, terdapat tempat imam yang terbuat dari gebyok dengan ukiran khas. Keberadaan gebyok ini membuat unsur Jawa terasa di masjid ini. Sementara, unsur eropa terlihat dari bentuk bangunannya yang mirip kastil.
Ketua Takmir Masjid Djauharotul Imamah, Sigit Sulistyo mengatakan bahwa nama Djauharotul Imamah ini diambil dari pasangan suami istri yang mewakafkan masjid untuk masyarakat. Pasangan suami istri itu yakni Djauhar Malikan dan Imam Suhaemi.
“Masjidnya namanya Djauharotul Imamah itu diambil dari bapak ibu Djauhar Malikan, dan Bapak Imam Suhaemi kemudian dipotong menjadi Djauharotul Imamah Mutiara Kepemimpinan,” jelas Sigit ditemui di lokasi.
Diterangkan Sigit, perpaduan arsitektur Eropa dan Jawa ini merupakan simbol dari kebersamaan.
“Memang harapannya masjid ini sebuah simbol kebersamaan,” terang dia.
Ia menyebut, Masjid Djauharotul Imamah dua tahun terakhir kemarin sempat dinobatkan menjadi masjid terunik dan terantik di tingkat Jawa Tengah.
“Dua tahun yang lalu dinobatkan masjid terunik dan terantik se-Jawa Tengah nomor tujuh,” katanya.
Lebih lanjut, selain bangunan, masjid itu juga dilengkapi taman yang luas. Fasilitas itu juga dimanfaatkan untuk para jamaah masjid untuk istirahat. (*)

Wartawan Mitrapost.com






