5 Saham dengan Potensi Pergerakan Harga Signifikan Jumat, 13 Maret 2026

Mitrapost.comPasar saham Indonesia pada pekan kedua Maret masih berada dalam fase volatilitas tinggi setelah koreksi tajam di awal bulan.

Konflik Timur Tengah meningkatkan sentimen risk-off di pasar global dan mendorong investor mencari aset safe haven. IHSG cenderung fluktuatif di area support sekitar 7.400–7.900 dan membuka peluang technical rebound pada saham tertentu.

Berikut 5 saham dengan potensi pergerakan harga signifikan pada Jumat (13/3/2026).

BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Saham BBRI berpotensi naik 6–12% dari harga penutupan Rp3.580 yaitu di level Rp3.800 — Rp4.100.

Hal itu karena BBRI merupakan bank terbesar di sektor mikro Indonesia dan pertumbuhan kredit UMKM yang stabil.

Kondisi tersebut didukung dengan realita bahwa saham bank sering menjadi pemimpin rebound IHSG setelah koreksi. Namun saham ini sensitif terhadap arus dana asing dan suku bunga.

MEDC – PT Medco Energi Internasional Tbk

Saham MEDC berpotensi naik di kisaran Rp1.800 — Rp1.900 atau 8–16% dari harga penutupan Rp1.665.

MEDC merupakan perusahaan energi dengan produksi minyak dan gas regional. Didukung harga energi global yang meningkat akibat ketegangan geopolitik. Namun ada risiko volatilitas harga minyak dunia.

ARCI – PT Archi Indonesia Tbk

Saham ini berpotensi naik di kisaran Rp1.800 — Rp2.000 atau 7–15% dari harga penutupan Rp1.705.

ARCI merupakan produsen emas besar dengan operasi di Sulawesi. Didukung dengan harga emas global meningkat saat kondisi global tidak stabil. Namun ada risiko fluktuasi harga emas.

EXCL – PT XL Axiata Tbk

Saham ini ditutup di angka Rp2.780 pada Rabu (11/3/2026). Potensi kenaikan saham ini mencapai Rp3.000 — Rp3.300 atau 8–18%.

EXCL merupakan operator telekomunikasi dengan pertumbuhan layanan data. Didukung permintaan internet dan digital services terus meningkat. Namun ada risiko persaingan industri telekomunikasi.

ELSA – PT Elnusa Tbk

Saham ELSA berpotensi naik di level Rp830 — Rp900 atau 10–20% dari harga penutupan Rp750 pada Rabu (11/3/2026).

Hal itu mengingat ELSA merupakan anak usaha energi yang bergerak di jasa migas. Didukung aktivitas eksplorasi energi meningkat saat harga minyak naik.

Namun ada risiko ketergantungan pada belanja perusahaan migas. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati