Masih Ada Peluang Profit untuk Scalping, Berikut 5 Saham Listing BEI yang Potensial

Mitrapost.com – Kondisi pasar saham pada Rabu, 17 Juni 2026, dalam kondisi rebound kuat, meski masih rawan profit taking. Kenaikan lanjutan masih ada, namun juga berisiko adanya koreksi terbatas setelah kenaikan beberapa hari terakhir.

Kondisi ini tetap potensial untuk melakukan scalping karena volatilitas tinggi dan peluang intraday masih banyak. Selain itu, likuiditas pasar kembali membaik. Hindari saham yang sudah naik terlalu tinggi karena risiko profit taking lebih besar.

5 Saham Potensial untuk Scalping Hari Ini

Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Likuiditas DSSA meningkat karena menjadi pusat perhatian market beberapa pekan terakhir. Kinerja perusahaan dipengaruhi oleh sentimen dan eksposur energi, serta pergerakan grup konglomerasi. Harga DSSA mulai membentuk fase rebound setelah konsolidasi. Buy saat harga saham atau aset menembus batas level tertinggi harian, atau Sell saat harga mendekati overbought.

Bumi Resources Tbk (BUMI)

BUMI merupakan salah satu saham paling aktif diperdagangkan di BEI. Secara teknikal, harga saham ini sering breakout lalu retrace (terkoreksi) cepat. Pergerakannya cenderung agresif dari oversold ke overbought. Buy saat harga terkoreksi, dengan harapan harga kembali naik atau Sell jika harga mendekati overbought.

Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)

Likuiditas BIPI termasuk tinggi untuk kategori saham spekulatif. Harga sering spike saat volume masuk. Perubahan yang agresif cocok untuk scalping momentum. Buy saat breakout dengan lonjakan volume, kemudian Sell bertahap saat volume mulai turun.

Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Likuiditas MEDC tinggi di sektor energi. Kinerja dipengaruhi harga minyak dan energi. Harga berada di zona netral, cenderung pullback sehat, lalu rebound. Buy di level harga batas bawah, kemudian Sell bertahap mendekati resistance intraday atau RSI >65.

Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Likuiditas AADI cukup tinggi, didukung sentimen sektor batubara. Harga sering pullback dan mulai menunjukkan peluang rebound. Lakukan buy on weakness dengan stoploss ketat di bawah area support, lalu Sell ketika RSI mulai jenuh. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati