Mitrapost.com – Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, berlangsung sejak Selasa (17/03/2026) malam hingga hari ini, Rabu (18/03/2026). Antrean kendaraan yang keluar dari gerbang tol Merak memadati area Pelabuhan hingga meluber ke jalur arteri.
Melansir dari Detik, Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo mengatakan, fenomena terkait malam puncak mudik Lebaran tersebut telah sesuai dengan prediksinya.
Dalam hal ini, Heru menyebut bahwa kemungkinan akumulasi jumlah kendaraan yang telah melakukan reservasi tercatat sebanyak 13.000.
“Sesuai dengan prediksi kami bahwa malam ini adalah malam puncak dari pergerakan masyarakat di Merak. Tercatat dari jam 08.00 pagi tadi sampai dengan jam 08.00 (malam) itu 12.680-an dan ini mungkin kalau diakumulasi sampai hari ini mungkin sudah 13.000 kendaraan yang sudah reservasi,” jelas Heru.
Namun setelahnya, antrean kendaraan yang meluber hingga ke jalur arteri mulai terurai ketika kapal di dermaga melakukan pengangkutan. Penguraian kendaraan yang hendak melakukan penyeberangan ke Pulau Sumatera juga dibantu oleh pihak kepolisian.
“(Pelabuhan) Indah Kiat juga tadi sempat kita gunakan (kantong parkir) tapi sekarang sudah kosong kembali dan tentunya ini karena koordinasi yang baik dari ASDP kemudian kepolisian lalu dengan Kementerian Perhubungan,” katanya.
Meski begitu, PT ASDP telah melakukan sejumlah inisiasi dalam rangka pengantisipasian terhadap kepadatan kendaraan, yaitu dengan memberlakukan single ticketing atau tiket satu harga, baik dari eksekutif maupun reguler.
“Masyarakat tidak lagi bisa memilih harus menggunakan kapal apa, perlu pakai kapal apa. Jadi mereka yang datang ke Pelabuhan Merak akan didistribusikan ke dermaga-dermaga, ke pelabuhan kita yang ada. Mana yang readying, mana yang siap akan didistribusikan dengan rata sehingga mereka yang sampai di sini bisa langsung kita seberangkan ke Bakauheni,” ucapnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






