Semarang, Mitrapost.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengapresiasi pendirian posko mudik di jalur Pantura wilayah barat Kota Semarang oleh GP Ansor dan Banser.
Pihaknya menyebut bahwa kelancaran mudik tak hanya bergantung pada pemerintah, namun juga dukungan masyarakat dan para relawan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu berdirinya posko mudik, terutama kepada GP Ansor, Banser, dan KNPI yang telah dengan sangat siaga dan serius mendirikan posko di lokasi ini,” ujarnya.
Hadirnya posko mudik dari GP Ansor dan Banser ini pun menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan dalam membantu para pemudik agar dapat beristirahat dengan aman dan nyaman selama perjalanan.
“Semoga kebersamaan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam menjaga keselamatan para pemudik dan menghadirkan wajah Kota Semarang yang ramah, hangat, dan penuh kepedulian,” ujar Agustina.
Posko mudik tersebut akan beroperasi mulai tanggal 16-21 Maret 2026 sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik yang melintas. Fasilitas seperti tenda istirahat, area parkir, toilet, serta sajian ta’jil, kopi, dan teh hangat diharapkan dapat membantu para pemudik melepas lelah di tengah perjalanan.
Sebagai informasi, tahun ini arus mudik diperkirakan meningkat. Diperkirakan, jutaan pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah dan melintas di Kota Semarang.
Oleh karena itu, Kota Semarang sebagai jalur strategis di Pantura dan gerbang tol Trans Jawa harus benar-benar siap menyambut para pemudik. Pemerintah Kota Semarang terus berupaya memastikan infrastruktur, transportasi, dan fasilitas pendukung lainnya dalam kondisi baik. (Adv)

Redaksi Mitrapost.com






