Mitrapost.com – Dua prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dinyatakan gugur dalam kontak tembak di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya. Setelah peristiwa tersebut, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan proses evakuasi.
Melansir dari Detik, kabar ini disampaikan langsung secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu setelah mendatangi Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr R Oetojo Sorong bersama dengan Bupati Maybrat, Karel Murafer.
“Kita semua turut berbelasungkawa ya atas gugurnya dua putra terbaik bangsa dari satuan TNI Angkatan Laut yang kebetulan saat ini sebagai satgas di Maybrat,” jelas Elisa, dikutip Senin (23/03/2026).
“Kehadiran saya dengan Pak Bupati ini bentuk dari rasa kepedulian dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Maybrat untuk hadir memberikan doa dukungan kepada keluarga, kedua almarhum,” lanjutnya.
Di samping itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari, Letkol Inf J Daniel P Manalu memberikan konfirmasi terkait kebenaran adanya kontak tembak yang dialami oleh kedua korban yang merupakan prajurit TNI AL tersebut.
“Kita ada dengar laporan kontak tembak, namun kita tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” ucap Daniel kepada wartawan.
Perlu diketahui, kontak tembak tersebut dilaporkan terjadi tepat di Kampung Sory, Aifat Selatan, Maybrat, sekitar pukul 07.00 WIT.
“Kami belum bisa konfirmasi mengenai kejadian tersebut ke Yonmar 9 dan Korps Habema,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






