5 Saham Berpotensi untuk Scalping Hari Ini, Apa Saja?

Mitrapost.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di zona merah selama lima hari terakhir, termasuk hari ini (7/4/2026) di level 7.001,28. Kondisi pasar masih sideways cenderung volatil yang berarti naik-turun cepat, namun arahnya belum jelas.

Hal ini terjadi karena sejumlah faktor, termasuk sentimen asing karena indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pergerakan cepat dan pendek, serta banyak fluktuasi intraday menjadikan kondisi ini cocok untuk scalping saham.

Prioritaskan saham-saham big cap karena likuiditasnya cenderung tinggi. Selain itu, hindari saham sepi dan gorengan liar. Lakukan entry di timing awal sesi, misalnya saat pagi sekitar 09.00-10.30 karena volatilitas tinggi atau sesi 2 awal sekitar pukul 13.30-14.30.

5 Saham Berpotensi Scalping untuk Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

PT Bank Rakyat Indonesia merupakan perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar dengan volume perdagangan besar. Profit tumbuh stabil dan rasio PBV fair, memicu sentimen positif jangka pendek. Saham BBRI termasuk saham likuid dengan volatilitas moderat.

Berdasarkan teknikalnya, EMA BBRI cenderung dekat EMA20, menunjukkan harga lagi sideways atau cenderung flat (datar) dan tidak ada tren naik/turun dominan. Kondisi ini cocok untuk scalping (beli di dekat support dan jual saat dekat resistance). RSI di level 40–50 atau netral cenderung rebound.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk – BMRI

BMRI merupakan salah satu saham dengan likuiditas tinggi dengan spread tipis, sehingga efisien untuk scalping momentum cepat . Selain itu, laba dan kredit PT Bank Mandiri (Persero) kuat di awal tahun 2026.

EMA BMRI harga sering crossing EMA20–50. Kondisi ini berarti market sideways, tidak stabil, dan tidak ada tren kuat. EMA jadi kurang reliable karena menunjukkan banyak sinyal entry. Saat scalping, entry saat support dan exit dekat resistance. RSI di level 45–55 (netral) atau mudah naik turun cepat.

PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM)

CHEM memiliki likuiditas moderat, meski bukan blue chip, dan volatilitasnya tinggi. Sementara itu, teknikalnya, harga sering jauh dari EMA, mengindikasikan spike. Artinya, harga sering loncat jauh dari rata-rata dan pergerakan cepat-agresif, tanda market high volatility.

Darma Henwa Tbk (DEWA)

Likuiditas DEWA cukup tinggi untuk kelasnya. Spread bisa melebar, tapi sering ada lonjakan volume. Pergerakan saham lebih digerakkan sentimen. EMA sering breakout tiba-tiba, artinya market tidak punya arah jelas dan banyak gerakan acak. Saat scalping, fokus pada pergerakan pendek.  MACD tajam, cocok untuk momentum cepat RSI bergerak eksterm dari >70 atau <30 cepat.

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

BBNI merupakan saham dengan likuiditas tinggi dan merupakan perusahaan perbankan besar. Labanya tumbuh moderat dengan valuasi murah (PBV undervalued). Berdasarkan teknikalnya, harga sering di bawah EMA atau di posisi laggard (rebound play) yang berarti saham sudah terlalu turun dan berpotensi mantul sebentar. Scalping saat rebound cepat dan tajam, cocok untuk ambil profit pendek. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati