929 Hektar Lahan Padi Puso di Pati Diajukan Klaim Asuransi Pertanian

Pati, Mitrapost.com Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengusulkan 929 hektar lahan pertanian puso untuk mendapatkan kuota Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Diketahui, ratusan hektar lahan padi tersebut mengalami gagal panen akibat bencana banjir di akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dispertan Kabupaten Pati, Aldonny Nurdiansyah, menyebut sebelumnya banjir sempat merendam 7.091 hektar lahan padi. Di antara lahan yang terdampak, tercatat 6.637 hektar masuk puso.

Terkait hal itu, Kabupaten Pati mendapatkan kuota AUTP sebanyak 1.039 hektar dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah. Dari hasil verifikasi lapangan, lahan yang dinyatakan lolos diusulkan klaim puso seluas 929 hektar.

“Setelah dilakukan evaluasi bersama Jasindo itu ternyata yang dapat mengusulkan klaim itu seluas 929 hektar,” ujar Aldony kepada Mitrapost.com.

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil persetujuan final dari Jasindo. Ia menyebut, ada potensi pengurangan akan tetapi tidak signifikan.

“Semua tahapan proses sudah dilalui termasuk proses verifikasi lahan saat ini menunggu keputusan dari Jasindo nya disetujui berapa hektar yang boleh mendapatkan klaim asuransi,” terang dia.

Menurutnya, lahan pertanian yang lolos klaim puso akan memperoleh dana asuransi hingga Rp6 juta. Tujuannya, untuk meminimalisir kerugian petani yang lahan padinya terdampak bencana hingga mengakibatkan puso atau gagal panen.

“Kurang lebih Rp6 juta per hektarnya, pengganti kerugiannya. Untuk bantuan asuransi tani padi ini oleh Jasindo dapatnya nanti ganti rugi uang ditransfer ke rekening kelompok masing-masing,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati