Mitrapost.com – Balita di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali meninggal dunia diduga akibat digigit anjing.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Korban awalnya selesai dimandikan oleh ibunya.
Ia kemudian pergi ke depan rumah untuk bermain. Sang ibu pergi sekitar 10 menit untuk mandi. Namun saat kembali, sang anak sudah dalam kondisi terkapar di depan warung dengan seekor anjing berada di dekatnya. Sang ibu tak mendengar suara anaknya diserang karena kondisi hujan deras.
“Saat itu hujan sangat deras sehingga tidak kedengaran suara anaknya saat digigit anjing,” ujar Direktur Utama RSUD Bangli, dr I Dewa Oka Darsana dilansir Kompas.
Korban berusia empat tahun itu sempat dibawa ke Puskesmas Kintamani V sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Bangli.
Sayangnya, sang anak sudah kritis saat di IGD rumah sakit. Ia mengalami henti jantung hingga dinyatakan meninggal dunia.
“Pasien datang pukul 18.05 WITA dalam kondisi sangat lemah, tidak sadar dengan denyut nadi sangat lemah, dan mengalami henti jantung,” ujarnya.
Korban memiliki luka pada leher dan wajahnya yang diduga akibat serangan anjing pada Selasa (28/4/2026) sore di rumahnya. Akibat luka tersebut, korban mengalami pendarahan yang masif.
“Ditemukan luka diduga karena gigitan anjing yg luas di sekitar leher dan wajah yang mengakibatkan perdarahan masif,” terangnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






