Komisi B DPRD Optimis Sektor Tebu di Kabupaten Pati Semakin Baik

Pati, Mitrapost.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati optimis kondisi sektor tebu di wilayahnya bakal membaik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu dikatakan oleh Anggota Komisi B sekaligus ketua asosiasi petani tebu rakyat Indonesia (Aptri) Kabupaten Pati, Kamari. Ia menjelaskan, kebutuhan gula tingkat nasional belum sepenuhnya terpenuhi, sehingga prospek pertanian tebu di Pati masih ada.

“Kebetulan saya di Komisi B, yang membidangi pertanian, Alhamdulillah untuk prospek pertebuan ke depan itu akan lebih baik, membuat kita lebih semangat,” ujar Kamari.

Menurutnya, kondisi ini berdampak pada harga gula menjadi stabil, dan akan menguntungkan petani.

“Karena apa? Karena gula nasional itu kan kebutuhannya kurang, otomatis tetap harga gula itu tetap laku,” dia menambahkan.

Selain itu, perusahaan pabrik gula di wilayah Pati terus didorong untuk melakukan inovasi dan revitalisasi. Sinergi antara industri gula dan petani tebu dinilai sangat penting untuk menjaga harga gula di masyarakat, sekaligus menciptakan stabilitas perekonomian.

“Pabrik gulanya selalu berinovasi dan revitalisasi itu yang menunjukkan komitmen PG dan petani menanam itulah yang akan sinergi,” jelasnya.

Menurut Kamari, revitalisasi pabrik gula menjadi bukti bahwa industri masih membutuhkan pasokan tebu dari petani. Sebagai contoh, PG Trangkil masih memasok bahan baku pembuatan gula sebanyak 99 persen dari petani, sementara 0,1 persen dari pabriknya sendiri.

“Selama PG melakukan revitalisasi berarti dia sangat butuh, dan Alhamdulillah di PG Trangkil 99 persen itu adalah hasil dari petani yang diolah. Dari PG sendiri hanya 0,1 persen. Jadi lebih banyak itu adalah petani,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kamari menyebutkan bahwa Kabupaten Pati berpeluang menjadi lumbung tebu di tingkat nasional. Dia pun berharap produksi di PG Trangkil itu ke depannya mampu memenuhi kebutuhan gula konsumsi dan industri.

“Untuk kedepannya Pati memang lumbungnya tebu. Sehingga nanti gula-gula konsumsi maupun gula-gula industri akan tercover Dari produksi PG Trangkil,” pungkasnya. (Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati