Ada Kemungkinan Penyebab 1 Keluarga Tewas di Lokasi Glamping Temanggung karena Keracunan Gas

Mitrapost.com – Ada dua kemungkinan penyebab kematian satu keluarga di lokasi kemah atau glamping, daerah Temanggung, Jawa Tengah. Adapun kemungkinan tersebut di antaranya karena keracunan makanan atau gas.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra. Menurutnya, keracunan gas bisa terjadi akibat sisa pembakaran yang tidak sempurna.

“Baik, dari hasil pemeriksaan sementara dari tim kedokteran forensik sudah menjelaskan bahwa kemungkinan dugaannya ada dua, yaitu dari keracunan makanan atau keracunan gas akibat pembakaran masak-masak yang dilakukan oleh satu keluarga tersebut,” ujarnya, Kamis (28/5/2026), dikutip Kompas.

Sebelumnya, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa satu set kompor gas portable dan sisa makanan. Diketahui, keluarga asal Semarang tersebut membawa sendiri peralatan masak dari rumah, dan melakukan barbeque di teras tenda.

“Baik, kalau dari hasil olah TKP dan penyelidikan kami, yaitu ditemukan satu set kompor gas portable yang dibawa langsung oleh korban dari awal masuk hingga ditemukannya meninggal dunia,” sebut Iptu Komang.

“Satu keluarga ini melaksanakan bakar-bakar atau barbeque tepat di mulut tenda atau kita sering sebut di terasnya,” lanjut dia.

Menurut dugaan, ada sisa asap pembakaran barbeque yang terkumpul dalam tenda yang kedap udara. Asap tersebut tak sengaja terhirup oleh para korban saat tidur, sementara kondisi tenda tertutup tanpa ventilasi.

“Jadi di teras tersebut kemungkinan karena tenda ini kedap air atau kedap udara, sehingga setelah bakar-bakar asap ini mungkin terkumpul di dalam tenda tersebut,” tuturnya.

“Sehingga ketika setelah selesai melaksanakan masak-masak tersebut dan ingin lanjutkan untuk istirahat otomatis tenda tersebut ditutup karena tempat kamping ini lumayan dingin,” imbuhnya.

Menurut kronologi, keempat korban yang merupakan satu keluarga itu datang ke objek wisata tersebut pada Selasa (26/5/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka dijadwalkan check out pada Rabu (27/5/2026).

“Baik, dapat kami jelaskan kronologisnya, pada hari Selasa tersebut tanggal 26 Mei 2026, tepatnya sekitar pukul 10.00 WIB,” ucapnya.

Petugas yang hendak memastikan tidak mendapat respon, sehingga pihaknya berinisiatif untuk menghampiri. Namun, saat pintu tenda dibuka, petugas menemukan keempat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Iya betul. Jadi berdasarkan hasil penyelidikan awal dari tim medis itu memberikan dugaan awal itu ada dua, keracunan kemungkinan dari makanan atau keracunan dari gas CO hasil pembakaran dari masak-masak BBQ tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, satu keluarga asal Semarang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa saat kemah di objek wisata wilayah Kledung, Temanggung, Kamis (28/5/2026) pagi.

Diketahui, para korban tewas merupakan tiga orang laki-laki, inisial MAM (52), AEH (17), dan BAH (21), sedangkan korban perempuan inisial M (43). Mereka diketahui sebagai warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

“Satreskrim Polres Temanggung telah melaksanakan olah TKP terkait dengan ditemukannya 4 orang meninggal dunia. Yang merupakan satu keluarga yang sedang melaksanakan wisata di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung,” kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra, dikutip Detik. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati