Gadis di Malang Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Temannya Sendiri

Mitrapost.comSeorang gadis di Malang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh temannya sendiri. Kejadian itu menimpa SA (18).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/5/2026) pukul 03.00 WIB dan dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Kamis (28/5/2026).

Ibu korban bernama Eva Rosaliana mengaku mengetahui kejadian itu usai anaknya bercerita. Akibat kejadian itu, korban pun mengalami trauma.

“Anak saya takut dan trauma. Awalnya dia cerita ke pacarnya kalau diraba-raba, tapi kemudian dia mengaku kalau dirinya diperkosa,” ujarnya dilansir dari Kompas.

Ibu korban berada di Karawang, Jawa Barat. Sedangkan korban selama ini tinggal bersama ayah dan ibu tirinya di rumah neneknya. Korban diketahui baru lulus SMA dan rencananya hendak menyusul ibu kandungnya.

Eva bercerita, anaknya dan terduga pelaku memang berteman sudah hampir satu tahun. Terduga pelaku dan pacar korban juga saling mengenal karena pernah dikenalkan oleh korban.

“Korban dan pelaku memang sudah lama berteman. Mungkin dianggap seperti saudara sendiri karena sudah akrab,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian bermula saat terduga pelaku mendatangi rumah korban bersama pacar korban. Mereka melakukan sesi foto untuk pakaian yang hendak dijual online.

Terduga pelaku sempat meminjamkan ponselnya kepada korban untuk foto. Terduga pelaku dan pacar korban pun akhirnya pamitan pada pukul 01.00 WIB.

Namun terduga pelaku mengaku ada celana panjang yang tertinggal di rumah korban, sehingga ia pun kembali ke rumah korban.

“Katanya ada celana yang tertinggal, tapi waktu ditawarkan untuk diambilkan dia bilang nanti saja,” ujarnya.

Kedatangan terduga pelaku juga diketahui oleh ibu tiri korban. Karena terduga pelaku mengatakan hendak mengambil barang, maka ibu tiri korban pun tak menaruh curiga.

“Memang ibu tirinya tahu kalau dia datang lagi. Tapi mungkin karena sudah dianggap teman dekat, jadi dibebaskan masuk,” ujarnya.

Sementara itu, korban saat itu sedang tertidur. Ia tak sempat berteriak karena syok dan kelelahan. Usai melakukan aksinya, terduga pelaku pun lari.

“Anak saya menangis dan kaget. Setelah itu, pelaku kabur meninggalkan rumah,” paparnya.

Dengan dilaporkannya peristiwa ini, polisi berharap terduga pelaku dapat ditangkap dan dihukum sesuai sesuai aturan yang berlaku. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati