Mitrapost.com – Seorang warga asal Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara bernama Sri Titik Azizah (41) mengalami berbagai kejadian tak mengenakkan selama bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Titik mengaku kerap mengalami kekerasan verbal dari majikannya. Bahkan ia juga pernah dikurung di dalam kamar. Selama 17 tahun ia hilang kontak.
Titik awalnya berangkat ke luar negeri yaitu wilayah Timur Tengah pada tahun 2009 silam. Namun di tempat bekerjanya yang pertama, ia kerap dimarahi oleh majikannya.
“Kalau ada pekerjaan yang tidak beres sedikit saja, pasti langsung dimarahi,” ujar Titik.
Karena kekerasan verbal itu terus ia terima, Titik merasa tidak kuat hingga memutuskan kabur dari majikan pertamanya. Dalam pelariannya itu, ia bertemu dengan PMI lain yang kemudian membantunya memperoleh pekerjaan baru di Yordania pada 2011.
Sayangnya, ia kembali mendapatkan perlakuan buruk. Ia sering dikurung di kamar saat mencoba melarikan diri. Bahkan ponselnya pun dihancurkan.
“Saya tidak punya handphone karena majikan tidak suka. Pernah punya, tetapi dihancurkan. Akhirnya ada kesempatan kabur dan saya langsung pergi ke KBRI Yordania,” ujarnya.
Sementara itu adik Titik, Chandra mengatakan bahwa sejak tahun 2025 kakanya berada di bawah perlindungan KBRI Yordania.
Ia mendapatkan pendampingan karena sempat mengalami gangguan ingatan hingga tak bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Ia lupa dengan nama anggota keluarganya dan juga alamat rumahnya.
“Yang diingat hanya Jepara. Kemudian pihak di sana menyebutkan satu per satu nama desa di Jepara hingga akhirnya Mbak Titik ingat Desa Kepuk,” paparnya.
Pihak terkait di Yordania lantas mencari tahu data keluarga Titik hingga ditemukan anak dan menantu Titik melalui medsos.
Keluarga segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kepuk yang kemudian meneruskan laporan ke Pemerintah Kabupaten Jepara.
Pemerintah Kabupaten Jepara selanjutnya berkoordinasi dengan KBRI Yordania untuk memfasilitasi proses pemulangan.
Pada 5 Juni 2026, Titik akhirnya bisa dipulangkan ke Jepara dengan selamat. (*)

Redaksi Mitrapost.com



