oleh

Karimunjawa Nihil Covid-19, Biro Wisata Diharapkan Transparan Soal Data Wisatawan

Jepara, Mitrapost.com Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa menjadi satu-satunya kecamatan di Kabupaten Jepara yang berstatus hijau atau nihil kasus Covid-19. Status ini masih bertahan sejak sepekan sebelumnya dibuka kunjungan wisatawan.

“Hingga saat ini, memang tidak ada temuan kasus Covid-19 di Karimunjawa. Kami berharap dukungan semua pihak, terutama wisatawan yang datang ke Karimunjawa untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Camat Karimunjawa Nor Soleh, Sabtu (24/10/2020).

Dengan status hijau ini, pihaknya berharap transparansi biro wisata untuk menyampaikan data wisatawan, termasuk tempat penginapannya dan objek wisata yang hendak dikunjungi.

Ketika data kunjungan wisatawan tercatat dengan baik, setidaknya ketika terjadi permasalahan terkait Covid-19 bisa langsung dilakukan penelusuran kontak sehingga potensi penularannya bisa dicegah sedini mungkin.

Baca juga: Ganjar Berpesan Pembangunan Wisata di Karimunjawa Berorientasi Ramah Lingkungan 

Sejak Pulau Karimunjawa terbuka untuk kunjungan wisatawan pada tanggal 16 Oktober 2020, kata dia, hingga kini memang belum ditemukan adanya wisatawan yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Petugas juga tidak mungkin mengawasi semua wisatawan karena hingga kini belum mengetahui data wisatawan secara detail, termasuk tempat menginapnya,” ujarnya.

Terkait penerapan protokol kesehatan di hotel, dia mengakui, tidak mengkhawatirkan dari organisasi mereka juga cukup peduli dalam memerangi Covid-19, sedangkan untuk pemilik homestay yang dikelola secara personel harapannya juga tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Perantau Asal Lampung Gaungkan Pencak Silat Tapak Suci di Tanah Karimunjawa

Kewajiban mematuhi protokol kesehatan tidak hanya berlaku untuk wisatawan, melainkan warga Karimunjawa juga harus mematuhi terlebih saat ini banyak orang luar Karimunjawa yang berdatangan.

Ia berharap dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, maka upaya pemulihan ekonomi dan kesehatan juga harus berjalan beriringan di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi, kata dia, warga Karimunjawa yang biasanya mendapatkan pemasukan dari kunjungan wisatawan, sejak 17 Maret hingga 16 Oktober 2020 tidak lagi memiliki pemasukan sehingga keputusan dibuka kembali objek wisata Karimunjawa memang disambut warga yang memang menggantungkan hidupnya dari wisatawan.

Berdasarkan laman https://corona.jepara.go.id/, tercatat dari 16 kecamatan di Kabupaten Jepara hanya Kecamatan Karimunjawa yang temuan kasus Covid-19 masih nihil, sedangkan kecamatan lainnya terdapat temuan kasus dengan jumlah bervariasi, termasuk kasus meninggal dunia karena Covid-19. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Antara Jateng dengan judul ‘Nihil, kasus COVID-19 di Pulau Karimunjawa‘.

Komentar

Berita Terkait