Sejumlah Demo Mahasiswa Digelar Hari Ini, Serukan Reset Indonesia Hingga Reformasi Jilid 2

Mitrapost.com – Aksi demonstrasi yang diinisiasi oleh mahasiswa digelar di sejumlah daerah pada hari ini, Senin (15/6/2026). Aksi ini dilakukan sebagai cara bersuara atas kekecewaan terkait program dan kebijakan ekonomi yang ditetapkan oleh pemerintah RI.

Setidaknya, akan ada sejumlah aksi yang dilaksanakan di Jakarta. Aksi pertama digerakkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dengan membawa sejumlah tuntutan yang dirangkum dalam tema “Tata Ulang Indonesia”.

Adapun tuntutan BEM UBK antara lain mendesak pemerintah menghentikan sementara dan evaluasi program makan bergizi gratis dan Koperasi Desa Merah Putih; meninjau kembali Undang-Undang Polri; setop militerisme dan tegakkan supremasi sipil.

Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah mengambil langkah strategis menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional; menuntut pemerintah memberikan hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia; dan meninjau kembali kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dianggap membebani masyarakat.

“Jadi, kami dari BEM Universitas Bung Karno melakukan konsolidasi dengan adanya indikator bahwa negara hari ini harus bangkit terhadap keterpurukan yang hari ini berjalan,” kata Ketua BEM Fakultas Hukum UBK M. Abdi Maludin, Minggu (14/6/2026), dikutip Tempo.

Ia menyebut, massa yang turun di jalan diperkirakan ada sekitar 200 orang di Jalan Medan Merdeka Selatan, kawasan selatan Monas, Gambir. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa BEM Universitas Pamulang (Unpam) dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) turut bergabung pada aksi besok.

Aksi kedua akan dilakukan oleh Serikat Mahasiswa (Sema) Universitas Paramadina dengan membawa seruan “Reformasi Jilid 2”. Aksi tersebut bakal digeral di Istana Kepresidenan pada pukul 13.00 WIB.

Sema Universitas Paramadina membawa lima tuntutan. Pertama, stabilisasi nilai tukar rupiah dengan menghentikan pemborosan APBN dan evaluasi program populis makan bergizi gratis dan koperasi desa merah putih.

Kedua, tuntutan agar pemerintah RI menurunkan harga BBM dan bahan pokok; Ketiga, menuntut Presiden Prabowo dan jajaran berhenti mengelak dan mengakui kegagalannya; Keempat, membatalkan revisi Undang-Undang Polri; dan Kelima hentikan militerisasi di ramah sipil.

Aksi lainnya digelar di luar Jakarta, salah satunya di Semarang oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Semarang juga. Mereka juga membawa seruan “Reformasi Jilid 2”. Aksi akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB di semua titik sentral Kota Semarang.

Selain itu, BEM Universitas Sumatera Utara (USU) juga akan membawa massa ke jalan, tepatnya di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara pada pukul 12.00 WIB. Mereka membawa enam isu tuntutan, yakni energi dan kenaikan BBM; ekonomi nasional; regulasi keamanan (RUU Polri); evaluasi program MBG; anggaran pendidikan; terakhir isu lingkungan dan agraria. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati