Honorer di Pelalawan Riau Nekat Merampok Kantor karena Terjerat Pinjol

Mitrapost.com – Seorang pemuda di Pelalawan, Riau, nekat merampok sebuah kantor, kemudian menikam seorang pegawai perempuan menggunakan gunting. Perbuatannya tersebut diduga dipicu jeratan pinjaman online (pinjol).

Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di kantor pencairan simpan pinjam di Jalan Lintas Timur, Desa Kiyap Jaya, Bandar Sei Kijang, Pelalawan, pada Rabu (17/6/2026) sore.

Awalnya, pelaku datang ke kantor dengan dalih ingin meminjam toilet. Ia kemudian keluar dan mencuri gunting dari meja depan untuk dijadikan sebagai senjata. Sorenya, dia kembali datang ke lokasi, lalu menikam korban PT (25) berkali-kali. Pelaku juga mengambil uang Rp 76 juta di brankas kantor tersebut.

Setelah mendapatkan laporan kasus, pihaknya berangkat ke lokasi untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan rekaman CCTV, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan CCTV di sekitar lokasi, kami akhirnya mendapatkan identitas yang bersangkutan bernama Jodi Alfandi (25),” kata Bayu, Jumat (19/6/2026), dikutip Detik.

Tak sampai 12 jam, polisi berhasil meringkus pelaku bernama Jodi Alfandi dengan melepaskan tembakan ke bagian kaki lantaran pelaku sempat berusaha melawan. Penangkapan terjadi pada hari Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

“Kemudian pelaku melintas dan tim berusaha memberhentikan pelaku, namun pelaku melajukan kendaraannya dan hendak menabrak salah satu petugas,” kata dia.

“Karena pelaku melakukan perlawanan, sehingga tim melakukan tindakan tegas terukur dan berhasil melumpuhkan pelaku,” lanjut dia.

Polisi menemukan uang tunai sebesar Rp36.370.000 dari penggeledahan. Menurut pemeriksaan, Jodi Alfanidi diketahui merupakan pekerja honorer di sebuah sekolah dasar (SD). Ia nekat melakukan aksi itu karena terjerat pinjaman online (pinjol).

“Motif sementara yang kami peroleh dari hasil pemeriksaan adalah faktor ekonomi. Pelaku mengaku terlilit utang, termasuk utang pinjaman online, dan membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan pribadi,” kata Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati