IHSG Masih Dibayangi Sentimen MSCI, Berikut Daftar Saham dengan Peluang Pergerakan Positif

Mitrapost.com – Pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa, 23 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah sebesar 0,25% atau turun 15,36 poin ke level 6.101,33, di tengah kehati-hatian investor terhadap perkembangan evaluasi status pasar Indonesia oleh MSCI.

Untuk Kamis (25/06/2026), pasar berpotensi bergerak selektif dengan fokus pada saham yang menunjukkan kekuatan relatif di tengah pelemahan indeks serta saham yang memperoleh dukungan dari rotasi sektor seperti kesehatan, infrastruktur, dan konsumer.

KLBF – PT Kalbe Farma Tbk

Diketahui, KLBF menjadi salah satu saham LQ45 dengan performa terbaik pada penutupan 23 Juni 2026 ketika mayoritas indeks justru melemah, yang sering jadi indikator bahwa investor sedang melakukan rotasi ke sektor defensif, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp760.

Di tengah kondisi pasar yang masih sensitif terhadap sentimen makro, emiten kesehatan dengan fundamental stabil cenderung lebih menarik menjadikan KLBF layak masuk daftar saham yang berpotensi bergerak signifikan pada perdagangan berikutnya, dengan kisaran Rp783 — Rp821.

MBMA – PT Merdeka Battery Materials Tbk

Diketahui, MBMA termasuk saham unggulan yang masih mencatat penguatan di tengah koreksi pasar, dengan dukungan berasal dari tema hilirisasi mineral yang tetap menjadi perhatian investor jangka menengah dan panjang, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp535.

Posisi MBMA dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik membuat saham ini tetap relevan meskipun sentimen pasar secara umum belum sepenuhnya pulih, yang berpotensi bergerak signifikan pada perdagangan berikutnya, dengan kisaran Rp556 — Rp588.

BRPT – PT Barito Pacific Tbk

Diketahui, BRPT berhasil masuk kelompok penguat utama LQ45 pada saat banyak saham berkapitalisasi besar mengalami tekanan. Hal ini menunjukkan bahwa minat pasar terhadap kelompok Barito masih cukup tinggi, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp1.675.

Dengan karakter pergerakan yang relatif aktif dan dukungan volume transaksi yang tinggi, BRPT berpotensi kembali menjadi salah satu penggerak pasar pada sesi berikutnya, dengan kisaran Rp1.742 — Rp1.859.

BBRI – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Sektor keuangan menjadi salah satu pemberat IHSG pada perdagangan 23 Juni 2026. Namun justru kondisi tersebut membuat saham perbankan besar seperti BBRI menarik untuk dicermati karena sering menjadi sasaran akumulasi setelah mengalami tekanan jangka pendek, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp2.910.

Likuiditas yang sangat tinggi dan perannya sebagai representasi ekonomi domestik menjadikan BBRI salah satu kandidat utama apabila terjadi pemulihan sentimen pasar. Dibanding banyak saham lain, kemampuan BBRI menarik kembali dana institusi biasanya relatif lebih cepat ketika tekanan pasar mulai mereda, dengan kisaran Rp2.968 — Rp3.084.

MDKA – PT Merdeka Copper Gold Tbk

MDKA menjadi salah satu saham LQ45 yang mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan 23 Juni 2026. Namun dari sudut pandang perdagangan jangka pendek, saham yang terkoreksi di tengah sektor komoditas yang masih mendapat perhatian pasar sering menjadi kandidat technical rebound, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp2.840.

Selain itu, eksposur MDKA terhadap logam industri dan rantai pasok kendaraan listrik membuatnya tetap memiliki daya tarik tematik. Jika tekanan jual mulai berkurang, MDKA berpotensi mencatat pergerakan yang lebih aktif dibanding rata-rata saham pertambangan lainnya, dengan kisaran Rp2.925 — Rp3.096. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati