Cek Kondisi Market dan 5 Saham yang Berpotensi Bergerak Signifikan Besok

Mitrapost.comIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak sideways cenderung menguat pada Kamis (9/7/2026) besok.

Secara teknikal, peluang penguatan masih terbuka karena sejumlah saham mulai menunjukkan pola rebound dan kembali bergerak di atas rata-rata pergerakan (MA20). Sektor energi, telekomunikasi, perbankan, dan petrokimia diperkirakan masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Berikut ini 5 saham yang berpotensi bergerak signifikan pada Kamis, 8 Juli 2026.

  1. RAJA – Rukun Raharja Tbk

Saham ini berpotensi naik 8%–14% di kisaran Rp4.400 — Rp4.700. RAJA merupakan perusahaan infrastruktur energi dan distribusi gas.

Secara fundamental, pendapatan relatif stabil melalui kontrak jangka panjang dan prospek positif seiring peningkatan kebutuhan gas nasional.

Didukung saham ini berhasil breakout di atas MA20 dan MA50. Momentum teknikal masih kuat dengan target kenaikan berikutnya.

Namun ada risiko potensi profit taking setelah kenaikan beberapa sesi dan bergantung pada realisasi proyek energi.

  1. MTEL – Dayamitra Telekomunikasi Tbk

MTEL merupakan operator menara telekomunikasi terbesar di Indonesia. Pendapatan berulang (recurring income) yang stabil dan rasio utang terjaga.

Saham ini berpotensi naik 6%–12% di kisaran Rp520 — Rp560. Didukung momentum rebound mulai terbentuk. Selain itu, berpotensi breakout apabila menembus MA50.

Namun ada risiko kenaikan bertahap (tidak seagresif saham komoditas) dan sensitif terhadap kenaikan suku bunga.

  1. TLKM – Telkom Indonesia Tbk

TLKM menjadi pemimpin sektor telekomunikasi nasional. Cash flow kuat dan dividen yield menarik. Kemudian bisnis data center dan digital terus berkembang.

Kenaikan harga saham ini berpotensi mencapai 5%–10% di kisaran Rp2.600 — Rp2.700. Saham ini direkomendasikan untuk speculative buy oleh BNI Sekuritas dan ada potensi rebound dari area support.

Namun ada risiko persaingan industri telekomunikasi dan tekanan pada pertumbuhan pendapatan tradisional.

  1. TPIA – Chandra Asri Pacific Tbk

Saham ini berpotensi naik 7%–13% di kisaran Rp2.000 — Rp2.100. Secara fundamental, TPIA merupakan emiten petrokimia terbesar di Indonesia. Saham ini diuntungkan oleh pemulihan sektor manufaktur.

Fundamental jangka panjang didukung ekspansi kapasitas. Kemudian momentum teknikal mulai menguat. Selain itu, saham ini menjadi salah satu saham pilihan BNI Sekuritas.

Namun ada risiko fluktuasi harga minyak dan bahan baku dan sensitif terhadap perlambatan ekonomi global.

  1. UNTR – United Tractors Tbk

UNTR memiliki diversifikasi bisnis alat berat, pertambangan, dan konstruksi. Selain itu, neraca keuangan sangat sehat dan arus kas operasional kuat.

Potensi kenaikannya mencapai 5%–9% di kisaran Rp25.000 — Rp26.000. Didukung harga komoditas yang relatif stabil. Saham ini juga masuk rekomendasi speculative buy dari BNI Sekuritas.

Namun ada risiko pelemahan harga batu bara dan perlambatan investasi sektor tambang. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati