Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat.
Perhatian investor mulai tertuju pada musim rilis laporan keuangan Semester I, arus dana asing, serta pergerakan harga komoditas yang berpotensi menjadi katalis pergerakan pasar.
Berikut ini 5 saham dengan potensi pergerakan harga signifikan.
- PGEO – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
Saham ini menjadi salah satu pengembang energi panas bumi terbesar di Indonesia. Didukung tren transisi energi dan proyek energi terbarukan dan neraca keuangan relatif sehat.
Potensi kenaikan saham ini mencapai 8%–14% di kisaran Rp1.000 — Rp1.100. Ditambah momentum teknikal mulai menguat setelah fase konsolidasi. Saham ini juga berpotensi menarik minat investor yang mencari saham sektor energi hijau.
Risiko proyek pengembangan membutuhkan belanja modal besar dan sensitif terhadap sentimen sektor energi.
- ICBP – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
Potensi kenaikan saham ini mencapai 6%–10% di kisaran Rp7.300 — Rp7.600. Secara fundamental, emiten konsumer defensif dengan arus kas kuat, permintaan produk tetap stabil, dan margin laba relatif terjaga.
Didukung saham ini menjadi pilihan defensif di tengah pasar yang masih fluktuatif dan berpotensi rebound dari area support.
Namun ada risiko kenaikan harga bahan baku dan pelemahan daya beli masyarakat.
- ITMG – PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Saham ini berpotensi naik di kisaran 7%–12% atau Rp26.000 — Rp27.200. ITMG memiliki fundamental kuat dengan arus kas dan dividen yang menarik. Saham ini juga menjadi salah satu emiten batu bara dengan profitabilitas tinggi.
Didukung stabilnya harga batu bara dan momentum teknikal menunjukkan peluang rebound. Namun ada risiko fluktuasi harga batu bara global dan perubahan kebijakan ekspor.
- JSMR – PT Jasa Marga (Persero) Tbk
JSMR berpotensi naik 6%–11% di kisaran Rp2.900 — Rp3.100. JSMR merupakan operator jalan tol terbesar di Indonesia dengan pendapatan relatif stabil dari bisnis jalan tol. Prospek didukung pertumbuhan lalu lintas kendaraan.
Didukung ada potensi rebound setelah koreksi dan menarik untuk strategi buy on weakness. Namun ada risiko beban bunga yang masih tinggi dan sensitif terhadap perlambatan ekonomi.
- RAJA – PT Rukun Raharja Tbk
Potensi kenaikan saham ini mencapai 8%–15% atau Rp990 — Rp1.100. Secara fundamental, infrastruktur energi dan distribusi gas dengan kontrak jangka panjang. Pendapatan cenderung stabil dan prospek pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan energi domestik.
Didukung tren naik masih terjaga secara teknikal dan volume transaksi relatif tinggi dibanding rata-rata. Namun ada risiko potensi aksi profit taking dan bergantung pada realisasi proyek energi. (*)
Redaksi Mitrapost.com






