Mitrapost.com – Perdagangan hari ini, Kamis (6/8/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 6.379,53. Selain itu, volatilitas intraday cukup tinggi, sehingga trader masih bisa menemui peluang entry-exit berulang.
Adapun sejumlah sektor yang memimpin di antaranya industri barang baku, energi, dan perbankan, yang menjadi penopang perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara itu, berikut beberapa saham yang masih potensial untuk scalping!
PT Chandra Asri Pacific Tbk – TPIA
Likuiditas emiten ini tinggi dengan nilai transaksi besar. Fundamentalnya didukung bisnis petrokimia yang stabil dan ekspansi perusahaan. Harga saham masih menunjukkan tren bullish dan momentum positif karena tingkat harga belum overbought.
Buy saat harga pullback jangka pendek atau breakout resistance dengan volume meningkat, kemudian Sell saat target 3-6% tercapai atau momentum mulai melemah.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – BBRI
BBRI merupakan salah satu saham paling likuid di BEI dengan kinerja keuangan tetap solid dengan pertumbuhan laba dan kualitas aset yang baik. Tren selama 5 hari terakhir menunjukkan kenaikan, dan tingkat harga masih ideal, sehingga masih ada ruang kenaikan.
Buy saat harga pullback ke support intraday atau breakout resistance dengan volume tinggi, kemudian Sell dengan target profit 2-4% atau saat harga menunjukkan overbought atau momentum mulai melandai.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk – TLKM
Likuiditas TLKM sangat tinggi dengan fundamental kuat dan arus kas stabil, serta pendapatan yang konsisten dari bisnis telekomunikasi serta layanan digital. Tren kenaikan masih bertahan dengan momentum bullish masih positif. Buy saat breakout resistance, kemudian Sell dengan target 2-4% atau jika volume mulai melemah dan momentum berbalik negatif.
PT Prodia Digital Indonesia Tbk – PRDL
Likuiditas emiten ini sedang, sehingga perlu memperhatikan volume transaksi. Kinerja keuangan masih berada pada fase pengembangan, sehingga harga lebih dipengaruhi sentimen dan arus dana. Secara teknikal, masih menunggu konfirmasi golden cross. Buy saat breakout area konsolidasi dengan lonjakan volume, kemudian Sell dengan target 4-7% dan gunakan stop loss 2-3%.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk – BMRI
Likuiditas BMRI sangat tinggi dengan dukungan kinerja keuangan tetap kuat dan pertumbuhan kredit, laba, serta rasio kualitas aset yang baik. Tren kenaikan selama seminggu terakhir masih ada dengan momentum bullish positif. Targetkan profit hingga 2-4% kemudian Exit saat momentum mulai melemah atau tingkat harga memasuki area overbought. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






