Mitrapost.com – Manajer Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernama Taufan (48) di Selindung, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung tewas usai terjadi kebakaran sepeda motor di wilayah tersebut pada Sabtu (22/8/2026).
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan tewas.
Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Pangkalpinang Ipda Riki Aprizon mengatakan korban memiliki riwayat jantung. Ia menduga, korban kelelahan.
“Tidak langsung saat kebakaran itu, tetapi beberapa jam kemudian yang bersangkutan mungkin kelelahan dan dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Korban diketahui sempat membantu proses pemadaman api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Begitu juga dengan sejumlah petugas SPBU lain juga turut melakukan pemadaman.
“Memang ikut membantu padamkan api, tapi belum bisa dipastikan penyebabnya seperti itu,” ujarnya.
Kebakaran terjadi pada siang hari sekitar pukul 12.30 WIB. Sedangkan korban meninggal pada sore harinya.
“Taufan meninggal sore harinya karena jantung,” paparnya.
Polisi telah melakukan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi pada hari kejadian.
“Setelah kejadian pada hari yang sama langsung olah TKP dan menghimpun keterangan saksi. Kami masih menunggu hasilnya,” ujarnya.
Polisi menyelidiki adanya dugaan tangki modifikasi pada sepeda motor yang terbakar.
“Memang ada informasi kalau itu modifikasi, tapi nanti akan dipastikan lagi dari hasil penyelidikan. Sekarang motornya sudah diamankan,” ujarnya.
Sedangkan penyebab kebakaran diduga karena percikan api yang muncul dari bawah tangki sepeda motor. CCTV juga memperlihatkan percikan api dari bawah tangki motor.
Pengendara kemudian melepaskan sepeda motornya. Api juga menghanguskan seluruh bagian motor sebelum akhirnya dipadamkan menggunakan APAR. (*)

Redaksi Mitrapost.com






