Mitrapost.com – Terungkap sketsa wajah dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan saat kerusuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus). Kejadian itu menewaskan seorang pedagang cermin bernama Bambang Setiawan (60).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan, sketsa wajah dibuat berdasarkan keterangan saksi terkait ciri-ciri terduga pelaku. Keterangan itu kemudian dicocokkan dengan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi, didukung dengan petunjuk-petunjuk lain, selanjutnya penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisa digital didapatkan sketsa wajah,” kata Iman, Rabu (02/09/2026).
Menurut penyelidikan, terduga pelaku pertama diperkirakan berjenis kelamin pria berusia 30-40 tahun. Ia memiliki wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, mata hitam, serta kulit berwarna cokelat.
Terduga pelaku kedua juga berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia 30-40 tahun, dengan bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, memiliki kumis dan janggut, mata hitam, serta kulit berwarna cokelat.
Iman menjelaskan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku, sekaligus mendalami peran masing-masing saat pengeroyokan tersebut. Selain itu, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa itu.
“Saat ini penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,” ujar dia.
Pengeroyokan tersebut terjadi di area Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Kamis (27/8/2026) lalu. Pasca demo di depan gedung DPR/MPR RI, polisi menerima informasi mengenai adanya warga yang menjadi korban saat kerusuhan berlangsung.
“Jadi berawal dari adanya informasi masyarakat kepada pihak kepolisian, Kita mengetahui bahwa di lokasi itu masih terjadi kerusuhan,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (28/8/2026).
“Polri pun untuk melakukan evakuasi harus melihat, menghitung evakuasi tersebut aman bagi petugas yang melakukan evakuasi,” lanjut dia.
Tim Biddokes Polda Metro Jaya kemudian mengevakuasi korban yang saat itu dalam kondisi tidak sadarkan diri ke RS TNI AL Mintohardjo. Namun, setelah mendapat penanganan medis, korban yang diidentifikasi bernama Bambang Setiawan itu dinyatakan meninggal dunia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






