Terindikasi Judol, Ribuan Keluarga di Tuban Dicoret dari Penerima Bansos

Mitrapost.comRibuan keluarga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dicoret dari penerima bantuan sosial (bansos) lantaran salah satu anggota keluarga ada yang terindikasi judi online (judol).

Dari puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM), ada 8.117 keluarga yang dicoret dari penerima bansos.

“Ada sebanyak 69.745 keluarga penerima bansos, exclude bansos 8.117 karena terindikasi judi online,” ujar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo dilansir dari Kompas.

Ia menyebut, ribuan data terindikasi judol itu tak serta-merta menunjukkan penerima bansos bermain judi online.

Sebab data tersebut bisa berasal dari NIK dan nomor ponsel anggota keluarga yang terkoneksi dengan judol.

“Misalnya, ada anggota keluarga dalam satu KK ada yang terindikasi judi online, otomatis keluarga penerima bansos dihapus semua, termasuk PBI, BPNT, PKH akan dihapus,” ujarnya.

Sehingga apabila ada penerima bansos yang tercoret dari bantuan namun tak pernah bermain judol, dapat mengajukan sanggahan.

Sanggahan bisa dilakukan lewat aplikasi DTSEN atau melalui petugas pendamping sosial. Surat pernyataan tak pernah bermain judol atau sudah berhenti dari judol juga perlu dibuat.

“Masyarakat bisa lebih proaktif menanyakan ke operator desa atau ke pendamping sosial agar dilakukan verifikasi dan evaluasi ulang,” ujarnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati