Dugaan Keracunan MBG Terjadi Beruntun, BGN Sebut Ada Dapur Tak Sesuai SOP

Pati, Mitrapost.com Kejadian dugaan kasus keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di tiga kabupaten wilayah Muria terjadi secara beruntun. Tiga kabupaten itu diantaranya Blora, Rembang, dan Pati.

Hal itu turut mendapat tanggapan dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Trenggono. Menurutnya, kejadian beruntun dugaan keracunan disebabkan lantaran ada dapur MBG yang tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Di antara semuanya kan banyak ada satu dua mungkin yang tidak sesuai dengan SOP, tidak patuh terhadap tahapan-tahapan penyiapan makanan, harus kita evaluasi terus,” kata Trenggono.

Ia menambahkan, BGN telah semaksimal mungkin memperbaiki tata kelola program MBG ini. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni dengan melakukan pengecekan ke SPPG-SPPG yang ada di kabupaten, baik secara langsung maupun virtual.

“Sekali lagi, kami berkomitmen kami terus akan mengecek secara detail ke dapur-dapur. Jadi, nanti kami langsung secara virtual maupun kunjungan ke dapur-dapur, supaya betul-betul bisa menyiapkan dengan baik,” jelasnya.

Melalui pengecekan rutin, pihaknya berharap keracunan akibat menu MBG tidak terjadi lagi di daerah-daerah lainnya.

“Kami berharap sudah cukup tidak akan ada lagi makanan-makanan yang disiapkan MBG yang bisa menimbulkan kejadian di seperti ini,” ujarnya.

Pembiayaan Berobat Ditanggung Pemkab dan BGN

Sementara itu, terkait biaya pengobatan para korban dugaan keracunan menu MBG di tiga kabupaten tersebut sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemkab dan BGN.

“Kami tadi sampaikan kepada Pak Bupati yang jelas semua akan ditangani oleh baik pemerintah daerah maupun dari BGN. Jadi, tidak ada masalah untuk biayanya sudah diatasi semua oleh Pemda oleh BGN,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati