Pati, Mitrapost.com – Satu siswa korban dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Kabar tersebut diungkap oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati Lantai II, Senin (14/09/2026).
“Sudah tinggal 1 orang, kemungkinan hari ini sudah keluar juga,” kata Chandra.
Chandra tidak menjelaskan detail terkait jenjang pendidikan satu siswa tersebut. Dia juga tidak menjelaskan satu siswa tersebut dilakukan perawatan di rumah sakit mana.
Meskipun masih ada satu siswa yang menjalani perawatan, namun status kejadian luar biasa (KLB) yang ditetapkan Pemkab Pati masih berlaku atau belum dicabut. Ia menyebut, pencabutan status KLB itu masih menunggu masa inkubasi.
“Masih nunggu masa inkubasi dari Dinas Kesehatan. Sore ini coba saya ketemu sama Dinas Kesehatan masa inkubasinya berapa lama untuk kami cabut,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati mengalami mual-mual hingga diare setelah menyantap menu MBG pada Selasa (08/09/2026) lalu. Menu MBG itu diantaranya nasi bakar dan ayam suwir.
Atas dugaan keracunan itu, Pemkab Pati telah membawa sampel menu MBG ke Provinsi Jawa Tengah untuk dicek di laboratorium. Hingga saat ini, hasil lab masih belum keluar. (*)

Wartawan Mitrapost.com






