Pati, Mitrapost.com – Siswa yang menjalani rawat inap di rumah sakit wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dinyatakan telah sembuh.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati yang juga menjabat sebagai Satuan Tugas (Satgas) MBG, Risma Ardhi Chandra, mengatakan bahwa terakhir ada satu korban yang masih dilakukan perawatan intensif di RS KSH Pati. Namun, satu siswa itu dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang.
“Alhamdulillah sudah pulang semua, kemarin, terakhir di rumah sakit KSH satu orang tapi sudah keluar,” ujar Chandra.
Meski semua siswa yang sebelumnya dilakukan rawat inap telah dinyatakan sembuh, Chandra tetap memantau perkembangan.
Dia mengatakan telah membuka hotline jika ada gejala-gejala terhadap keracunan menu MBG. Hal itu dilakukan supaya orang tua dapat langsung menghubungi petugas kesehatan guna mendapatkan penanganan sementara.
“Tapi kami terus melaksanakan evaluasi tentunya misalnya ada gejala-gejala kami sudah buka hotline dimana orang tua murid ini bisa langsung telpon dan petugas kami kesehatan bisa langsung ke lapangan ataupun ke tempat anak-anak yang merasa mual atau pusing,” jelasnya.
Imbas dari dugaan keracunan menu MBG itu, Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong I ini masih dilakukan suspend sementara sambil menunggu hasil evaluasi laboratorium dari Provinsi Jawa Tengah keluar.
Ditanya mengenai penutupan, Chandra mengatakan tidak memiliki kewenangan tersebut. Chandra menjelaskan kewenangan tersebut berada di Badan Gizi Nasional (BGN).
“Nanti tinggal dari laporan kami ke BGN, dari BGN sendiri masalah itu ditutup permanen atau ditutup sementara itu kewenangannya dari BGN,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com







