Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di fase koreksi. Sehingga akan lebih baik tak mengejar harga jika terjadi gap-up besar.
Akan lebih baik menunggu pullback sehat atau konfirmasi volume dan breakout. Atau menggunakan buy on weakness atau buy on confirmation, bukan mengejar saham yang langsung gap-up.
Berikut 5 saham berpotensi bergerak signifikan pada Senin (28/9/2026) besok.
- AADI — Adaro Andalan Indonesia Tbk
Saham ini berpotensi naik +6% sampai +12% di kisaran Rp11.900 — Rp12.600. Saham ini menjadi salah satu saham dengan momentum paling menonjol.
Kenaikan saham ini yang sudah cukup tinggi dalam satu sesi, membuat risiko profit taking pada Senin juga perlu diperhitungkan.
Secara fundamental, pendapatan semester I 2026 naik dan laba bersih tumbuh. Didukung momentum harga, fundamental laba, bisnis batu bara dan logistik. Namun ada risiko profit taking setelah lonjakan, volatilitas batu bara dan tekanan IHSG.
- AMMN — Amman Mineral Internasional Tbk
Saham ini berpotensi naik +5% sampai +10% di kisaran Rp5.000 — Rp5.200. Pergerakan ini didukung fundamental yang mendapatkan momentum besar setelah perseroan mencatat turnaround pada semester I 2026.
Secara fundamental, guidance produksi emas dalam konsentrat 2026 naik dan perseroan juga memiliki guidance produksi tembaga katoda dan emas olahan seiring peningkatan kapasitas smelter.
Didukung emas, tembaga, peningkatan produksi dan momentum fundamental. Namun ada risiko harga sudah menguat tajam, sehingga rawan profit taking; tetap sensitif terhadap harga emas/tembaga dan sentimen pasar.
- AKRA — AKR Corporindo Tbk
AKRA menarik karena menunjukkan relative strength ketika sebagian besar pasar tertekan. Secara fundamental, saham pendapatan semester I 2026 naik dan laba bersihnya tumbuh.
Potensi kenaikan saham ini mencapai +4% sampai +9% atau di kisaran Rp1.500 — Rp1.600. Didukung pertumbuhan pendapatan/laba, bisnis distribusi energi dan logistik, serta relative strength.
Namun ada risiko koreksi IHSG dapat menarik AKRA ikut melemah, margin dan harga komoditas energi tetap perlu diperhatikan.
- MDKA — Merdeka Copper Gold Tbk
Potensi kenaikan saham ini mencapai +5% sampai +10% atau di kisaran Rp3.200 — Rp3.400. Didukung kinerja laba yang berbalik positif, eksposur emas/tembaga/nikel dan momentum sektor komoditas.
Namun ada risiko volatilitas komoditas, kebutuhan modal besar, serta potensi profit taking setelah kenaikan tajam sebelumnya.
- SMGR — Semen Indonesia (Persero) Tbk
SMGR mencatatkan kenaikan pendapatan semester I 2026. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan laba kotor juga meningkat.
Potensi kenaikan saham ini mencapai Rp1.600 — Rp1.700 atau +4% sampai +9%. Didukung pertumbuhan pendapatan, lonjakan laba dan momentum harga. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






