Viral Pemotor Terobos Iring-iringan Pejabat Demi Ambulans yang Bawa Ayahnya Bisa Lewat

Mitrapost.com – Viral pemotor terobos iring-iringan pejabat yang menuju Lubang Biaya sambil teriak ‘Bapak saya sudah kritis’ berulang kali.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, ambulans yang membawa orang tua pemotor tersebut terhalang rombongan pejabat yang hendak mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).

“Bapak saya sudah kritis, kasih jalan,” teriak pemotor tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan bahwa ambulans merupakan salah satu kendaraan prioritas yang harus didahulukan saat di jalan.

Hal itu sesuai Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam aturan tersebut, ada tujuh kendaraan yang harus diprioritaskan. Ambulans sendiri menempati urutan kedua setelah kendaraan pemadam kebakaran.

“Dalam kondisi ini (membawa pasien), petugas ambulans dilindungi hukum, dia mempunyai hak prioritas. Ambulans itu prioritas kedua setelah pemadam kebakaran. Artinya presiden aja kalah prioritasnya. Tamu-tamu negara aja kalah prioritasnya sama ambulans yang sedang membawa pasien,” ujarnya dilansir dari Detik.

Ia bahkan menyebut, mobil presiden pun harus mengalah jika ada ambulans lewat.

“Bahkan dalam konteks ambulans saja, tamu negara atau mobil RI 1/RI 2 pun harus memberikan prioritas kepada mereka, termasuk para pengawalnya. Karena skala prioritasnya mereka di bawah,” terangnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati