IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940, 5 Saham Ini Berpotensi Bergerak Signifikan

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,24 persen ke level 5.940 pada perdagangan hari ini Rabu (14/10/2026).

IHSG berada dalam kondisi bearish dengan peluang technical rebound. Indikator oversold memberi peluang pantulan, tetapi momentum bearish belum terkonfirmasi berakhir.

Akan lebih baik memprioritaskan buy on weakness, hindari mengejar saham yang sudah melonjak, dan gunakan batas kerugian yang disiplin.

Berikut ini 5 saham yang berpotensi bergerak signifikan pada Kamis, (15/10/2026) besok.

  1. ARCI — Archi Indonesia Tbk

Saham ini berpotensi naik 4%–9% di kisaran Rp1.300 — Rp1.400. Secara fundamental, pendapatan semester I 2026 tumbuh, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik induk juga meningkat.

Didukung pertumbuhan laba dan pendapatan, serta potensi penguatan harga emas. Namun ada risiko koreksi emas, aksi ambil untung, dan momentum teknikal yang belum kuat.

  1. MIDI — Midi Utama Indonesia Tbk

MIDI bergerak di bisnis ritel kebutuhan sehari-hari, memberi eksposur terhadap konsumsi domestik. Saham ini masuk rekomendasi buy on weakness MNC Sekuritas untuk perdagangan 14 Oktober.

Potensi kenaikan saham ini mencapai 3%–8% di kisaran Rp290 — Rp300. Didukung momentum perdagangan dan potensi pemulihan konsumsi.

Namun ada risiko valuasi, margin ritel, serta aksi ambil untung setelah penguatan harga.

  1. BFIN — BFI Finance Indonesia Tbk

Potensi kenaikan saham ini mencapai 2%–3% di kisaran Rp940 — Rp950. Secara fundamental, laba bersih semester I 2026 BFIN tumbuh.

Kemudian, kualitas pembiayaan yang relatif terjaga. Didukung kualitas aset dan profitabilitas yang relatif baik.

Namun ada risiko pembiayaan baru yang belum tumbuh kuat, biaya kredit, dan tekanan daya beli. Untuk perdagangan harian, target teknikal lebih relevan daripada target fundamental jangka panjang.

  1. AADI — Adaro Andalan Indonesia Tbk

Pendapatan AADI semester 1 2026 mengalami kenaikan. Laba bersih juga tumbuh. Potensi kenaikan saham ini mencapai 1%–3% di kisaran Rp11.700 — Rp11.900.

Didukung profitabilitas, arus kas bisnis batu bara, dan potensi dividen. Namun ada risiko pelemahan harga batu bara, kebijakan produksi, serta volume transaksi yang rendah dan tekanan jual asing.

  1. AALI — Astra Agro Lestari Tbk

Saham ini berpotensi naik 2%–4% di kisaran Rp8.400 — Rp8.500. Laba bersih semester I 2026 naik. Pendapatan juga tumbuh. Posisi kas relatif kuat dibandingkan total liabilitas.

Didukung kinerja laba, potensi harga CPO, dan posisi kas perusahaan. Namun ada risiko tekanan harga CPO, kenaikan liabilitas, dan indikator teknikal yang masih bearish. (*)

 

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati