Mitrapost.com – Seorang mekanik asal Kampung Sawah Dalam, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Provinsi Banten, bernama Yudariansyah atau yang akrab disapa Yuda, kaget ketika didatangi sejumlah petugas Samsat Ciledug.
Dalam hal ini, kedatangan petugas Samsat Ciledug diketahui membawa tujuan terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) mobil sport McLaren dengan nilai sebesar Rp137 juta kepada Yuda, padahal ia merasa tidak memiliki mobil tersebut.
Kasus ini bermula ketika Samsat Ciledug menemukan kejanggalan lantaran mobil tersebut tercatat atas nama Yudariansyah yang beralamat di Kampung Sawah Dalam, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Berdasar pada data yang dihimpun oleh Samsat Ciledug, salah satu dari daftar mobil mewah yang tercatat melakukan penunggakan pajak, adalah McLaren tersebut dengan tunggakan selama dua tahun dengan total nilai Rp137.441.000.
Samsat Ciledug sudah merasa curiga lantaran alamat pemilik mobil sport McLaren tersebut berada di sebuah kampung, alih-alih di permukiman mewah. Meski demikian, pihaknya mencoba mendatangi Yuda untuk mengonfirmasi kepemilikan mobil mewah tersebut pada Jumat (23/10/2026).
“Nah, ternyata, pas di-sounding (kasih tau), Yuda juga kaget. ‘Wah, ini Samsat nggak salah nih? Boro-boro saya punya mobil,’ katanya gitu,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid, saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026), dikutip dari Detik.
“Mobil mau masuk gang aja susah. Bisanya cuma satu mobil. Jalannya rusak, cuma konblok. Kan kalau mobil mewah begitu, nggak mungkin lah, masa mobil jalannya di konblok, nggak mungkin mau, lecet mobilnya,” tambahnya.
Setelah mengetahui kenyataan tersebut, petugas Samsat Ciledug melakukan pemblokiran terhadap data dari kendaraan tersebut. Dalam hal ini, pengambilan kebijakan itu dilakukan agar data kendaraan tidak disalahgunakan.
“Kita datangin untuk memastikan itu dan membantu si Bang Yuda ini. Jangan sampai datanya ini apa namanya, dipakai orang lain. Kita blokir lah, datanya,” jelasnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com







