Kabar Baik untuk Guru Madin Pati, Pemprov Jateng Buka Beasiswa S1 dan S2       

Mitrapost.com – Kabar baik untuk guru Madrasah Diniyah (Madin) Pati dan wilayah lainnya di Jawa Tengah, karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng membuka beasiswa berupa biaya kuliah S1 dan S2.

Beasiswa ini diberikan untuk guru Madin yang menempuh pendidikan S1 dan S2 baik program reguler ataupun Rekognisi Pendidikan Lampau (RPL).

Besaran beasiswa untuk S1 mencapai Rp2.500.000 per semester dan akan diberikan selama enam semester mulai Desember 2026. Sedangkan untuk beasiswa S2 mencapai Rp3.000.000 per semester dan akan diberikan selama tiga semester mulai 2026.

Ketua Lembaga Fasilitasi Sinergitas Pesantren (LFSP) Jateng, Prof Hasyim Muhammad mengatakan bahwa melalui beasiswa tersebut, diharapkan guru Madin dapat melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas keilmuan.

“Beasiswa ini bentuk komitmen pak Gubernur Ahmad Luthfi dan pak Wagub Taj Yasin, untuk mengangkat pendidikan madrasah diniyah kita, juga meningkatkan keilmuan para gurunya. Ini juga realisasi dari 11 program prioritas Luthfi-Yasin, khususnya peningkatan pendidikan,” ujarnya.

Syarat Mendapatkan Beasiswa

Sejumlah syarat yang harus dipenuhi bagi guru Madin yang ingin mendapatkan beasiswa ini diantaranya sebagai berikut.

  1. Pendaftar harus penduduk Jawa Tengah yang berusia minimal 21 tahun untuk program sarjana/S1, dan 23 tahun untuk program Magister/S2, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).
  2. Pendaftar merupakan guru di Madrasah Diniyah yang berada di Jawa Tengah dan telah terdaftar/memiliki izin di Kementerian Agama, dengan menyertakan Surat Keputusan Kepala Madrasah Diniyah tentang Pengangkatan Guru Madrasah Diniyah.
  3. Calon penerima beasiswa masih aktif melaksanakan tugas pembelajaran, dibuktikan dengan Surat Keterangan Aktif Mengajar dari Kepala Madrasah Diniyah, serta diusulkan/ direkomendasikan oleh Madrasah Diniyah di Jawa Tengah.
  4. Dia juga harus telah diterima sebagai mahasiswa, yang dibuktikan dengan bukti terima atau kartu hasil studi di perguruan tinggi di Jawa Tengah yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari APBN/APBD.
  5. Bersedia menandatangani Kesepakatan Bersama antara LPSP Provinsi Jawa Tengah dan penerima beasiswa.

Jika memenuhi syarat tersebut, guru Madin dapat mendaftar. Setelah lolos seleksi administrasi, selanjutnya peserta harus mengikuti seleksi wawancara perihal motivasi dan pengabdian di Madrasah Diniyah, wawasan kebangsaan, dan pengetahuan keislaman.

Pendaftaran akan mulai dibuka pada 28 Oktober-22 November 2026. Berlanjut tahap seleksi pada 23 November – 30 November 2026, dan pengumuman 1 Desember 2026.

Pendaftaran beasiswa dapat dilakukan melalui aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni), dan konfimasi melalui kontak WA 081180006330. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati