Mitrapost.com – Polisi masih memburu sosok pria dibalik aksi asisten rumah tangga (ART) di Jakarta Timur (Jaktim) mencabuli anak majikannya. Menurut dugaan, pria tersebut yang meminta konten bermuatan pornografi terhadap ART inisial IP.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakan, kejadian bermula saat IP melakukan video call dengan seorang laki-laki tidak dikenal. Saat melakukan panggilan video itu, pria tersebut menawarkan sejumlah uang agar IP melakukan apa yang diperintahkan.
“Diduga Terlapor IP telah melakukan video call dengan seorang laki-laki, kemudian teman laki-laki Terlapor meminta Terlapor IP untuk melakukan pelecehan terhadap korban dan menawarkan sejumlah uang agar Terlapor IP mau melakukannya,” jelas Made, Selasa (3/11/2026), dikutip Detik.
Lebih lanjut, polisi masih menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam kasus pencabulan anak di bawah umur ini. Pihaknya juga masih memburu keberadaan pria yang diduga meminta pelaku IP melakukan pelecehan seksual terhadap korban.
“Kita sedang kembangkan kepada orang yang menghubungi si ART ya, supaya dia mau mengirimkan konten dan lain-lain, itu yang sedang sekarang kita kembangkan,” terang Dirres PPA Dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah menangkap dan menetapkan IP sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak majikannya. Diketahui, korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang berkebutuhan khusus.
“Sudah kita lakukan upaya penahanan, penangkapan dan penahanan,” kata Kombes Rita.
Kasus awalnya dilaporkan oleh ibu korban inisial NS ke Polda Metro Jaya pada 14 Oktober 2026. (*)

Redaksi Mitrapost.com







