Trik Hindari Pembobolan Rekening Lewat Nomor Telepon Mati

Mitrapost.com – Marak beredar kasus pembobolan rekening lewat nomor telepon yang sudah lama tak di pakai atau mati. Pengguna disarankan untuk memutuskan koneksi nomor telepon lama ke berbagai akun aplikasi digital khususnya perbankan.

Salah satu alasan yang menyebakan nomor telepon mati yaitu pengguna mengganti ke nomor baru dengan sengaja tak mengisi pulsa hingga masa berlaku kartu SIM habis.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Alat Deteksi Untuk Lawan Berita Hoaks

Seringkali mengatakan seseorang lupa bahwa nomor tersebut ternyata terkoneksi dengan akun perbankan hingga akun e-commerce itu. Pemilik nomor rekening tidak menyadari kalau nomor akun banknya terkait ke nomor teleponnya. Hal ini membuat pelaku kejahatan bisa mengakses kode OTP untuk login ke akun perbankan. Kode OTP itu masuk ke SMS nomor telepon lama tersebut

Melansir cnnindonesia.com Sabtu (5/9/2020), Pengamat Pengamat keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya mengungkapkan pembobolan ini bisa terjadi karena nomor telepon dijadikan sebagai metode otentikasi utama bagi aplikasi digital, termasuk akun perbankan hingga e-commerce.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Alat Deteksi Untuk Lawan Berita Hoaks

Sejatinya, operator akan menghapus data-data seperti KTP dan KK yang terhubung ke nomor telepon lama apabisa nomor tersebut mati. Namun operator tak menghapus koneksi nomor telepon lama ke berbagai layanan digital karena itu bukan kewajiban mereka.

Untuk itu, nasabah yang berganti nomor telepon wajib memastikan semua layanan digital yang terkait nomor teleponnya sudah dinonaktifkan dan dialihkan ke nomor baru. Konsumen secara mandiri harus menghubungi penyedia-penyedia layanan digital untuk menghapus koneksi nomor telepon lama atau mengalihkan akun tersebut ke nomor telepon yang baru.

Baca juga: Berikut Jenis-jenis Dokumen yang Dipungut Bea Meterai Rp10.000

Salah satu hal yang paling sering terjadi adalah pengiriman SMS OTP yang akan dikirimkan ke nomor lama dan harus dialihkan ke nomor baru dengan menghubungi bank atau penerbit kartu kredit, begitu yang diungkapkan Alfons mengutip laman cnnindonesia.com.

Tanpa sadar, sering kali kita mengabaikan nomor lama setelah melakukan pergantian nomor baru. Bahayanya, jika nomor tersebut terhubung dengan mobile banking dan digunakan oleh orang lain bisa saja bisa membobol tabungan nasabah.

Nah sekarang lebih hati-hati lagi ya soal mengganti nomor. Pastikan hal diatas kalian lakukan agar terhindar dari kejahatan yang saat ini semakin canggih.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati